Gemuruh di Langit Bandung Bikin Penasaran, Ini Kata Lapan

Gemuruh di Langit Bandung Bikin Penasaran, Ini Kata Lapan

Gemuruh di Langit Bandung Bikin Penasaran, Ini Kata Lapan. (foto - ilustrasi)

Bandung  -  Suara  gemuruh  kembali  muncul  di  langit  Kota  Bandung.  Lembaga  Penerbangan  dan  Antariksa  Nasional (Lapan) menyatakan, rekaman terbaru terkait suara gemuruh tersebut tak jelas terdengar.

Namun menurut penuturan sejumlah warga, suara gemuruh tersebut terdengar jelas dari kawasan Sarijadi Kecamatan Sukasari Bandung. Suara gemuruh tersebut terjadi pada pagi sekitar pukul 07.30 WIB.

Warga pun merekam suara gemuruh tersebut dengan ponselnya. "Ada sekitar tiga menit suaranya. Kebetulan kompleks tempat saya tinggal cukup sepi, sehingga suara itu terdengar jelas," kata seorang warga, Sabtu (13/2/2021).

Peneliti Pusat Sains Antariksa Lapan Rhorom Priyatikanto pun mendengarkan rekaman tersebut. Namun ia tak bisa mendengar jelas suara gemuruh tersebut. "Suara gemuruh dalam rekaman itu tidak terdengar jelas. Justru dengungan mesin yang lebih kentara," aku Rhorom.

Selain itu, ia mendengarkan suara gemuruh yang direkam pada Kamis 11 Februari lalu. "Kalau rekaman hari Kamis terdengar seperti suara pesawat yang terbang tinggi (elevasi 10 km+). Maklum bila terdengar lebih lama dan masyarakat tidak melihat pesawatnya," sebutnya.

Menurutnya, suara yang terkait jatuhnya benda antariksa bisa berlangsung singkat, sehingga suaranya lebih seperti dentuman ketimbang gemuruh. "Suara yang terkait benda jatuh antariksa (meteor) biasa berlangsung singkat. Lebih seperti dentuman ketimbang gemuruh," tegasnya.

"Ada indikasi tambahan untuk meyakinkan itu adalah suara meteor jatuh. Jejak cahaya atau asap di langit, temuan meteorit atau getaran yang terekam oleh alat ukur (seismograf, sonograf dan sebagainya)," katanya.

Sebelumnya, warga lainnya di Sukagalih Kecamatan Sukajadi mendengar suara gemuruh tersebut, pada Kamis 11 Februari 2021 sekitar pukul 11.12 WIB. "Saya pikir suara pesawat, tapi kok lama. Akhirnya saya keluar tapi tidak ada pesawat yang melintas, suara itu masih terdengar".

Tak berselang lama katanya, suara gemuruh itu pun muncul sekitar pukul 11.44 WIB. Suara gemuruh yang kedua berlangsung lebih pendek, yakni 2,5 menit. "Sebenarnya lebih lama yang pertama, barusan juga terdengar suara gemuruh yang ketiga, tapi hanya sebentar," katanya.

Sementara itu Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung mengungkap, kemungkinan besar suara gemuruh yang terdengar di langit Kota Bandung berasal dari aktivitas manusia.

Pasalnya, peralatan yang berada di BMKG tidak mencatat adanya aktivitas seismik maupun petir, yang terjadi di sekitar wilayah Kota Bandung, tepatnya di kawasan Jalan Setiabudi. (Jr.)**

.

Categories:Infotech,
Tags:,