Denda Sampah Kurang Sosialisasi Dibantah

Denda Sampah Kurang Sosialisasi Dibantah

Bandung CleanAction saat sosialisasi denda sampah pada para pelajar di Kota Bandung. (Foto : Cikalnews/Ade)

Bandung – Walikota Bandung, Ridwan Kamil membantah bahwa sosialisasi denda sampah kurang dipromosikan. Dengan memanggil seluruh Lurah dan RW se Kota Bandung sosialisasi denda sampah di rasa sudah cukup.

 

Menurut penjelasan Ridwan Kamil, sosialisasi denda sampah itu bukannya kurang, melainkan jadi alasan untuk berkelit saat ada orang kepergok sedang melanggar.

 

“Tamu yang datang ke Plaza Balai Kota pun kebanyakan mengeluh di tarik paksa bayar denda karena merasa belum ada sosialisasi program ini. Itu cuma jadi alasan saja bagi orang yang melanggar,” jelas Ridwan Kamil di Plaza Balai Kota, Jl. Wastu Kencana, Kota Bandung, Rabu (10/12/2014).

 

Tamu yang datang ke Plaza Balai Kota Bandung umumnya di denda Rp. 250.000,- karena begitu dirazia oleh petugas Satpol PP di dalam mobilnya tidak disediakan tempat sampah. Padahal di Perda K3 sudah dijelaskan bahwa setiap kendaraan harus memiliki tempat sampah sendiri agar tidak membuang sampah sembarangan ke jalan, jika ternyata tidak menyediakan maka wajib di pungut denda.(Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,