Garut dan Sumedang Belum Punya Perda Miras

Garut dan Sumedang Belum Punya Perda Miras

Petugas kepolisian Polsek saat menurunkan barang sitaan berbagai minuman keras dari mobil. (Foto : Cikalnews/Ade)

Bandung – Kasus tewasnya puluhan orang akibat meminum miras oplosan terjadi, karena kelalaian petugas dan aparat pemerintah daerah dalam mengontrol peredaran minuman keras. Berdasarkan penelusuran ternyata di Jawa Barat dari 27 Kota/Kabupaten, terdapat 3 kabupaten yang belum memiliki Perda Miras, yaitu Kabupaten Karawang, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Sumedang.

 

Menurut Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Martinus Sitompul, seharusnya ada Peraturan Daerah yang mengatur tentang peredaran minuman keras. Kasus yang terjadi di Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Garut, sebagai  akibat lemahnya pemerintah daerah karena ke dua kabupaten ini belum punya Perda Miras.

 

“Perda Miras ini penting untuk mengatur peredaran miras. Tempat mana saja yang boleh menjual miras dan apa saja syaratnya diatur dalam Perda,” jelas Kombes Pol. Martinus di Mapolda Jabar, Jl. Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (10/12/2014).

 

Petugas Satpol PP berwenang melakukan razia miras sesuai Perda Miras di setiap Kota/Kabupaten. “Kepolisian hanya mendorong kepada Satpol PP untuk kerap menggelar razia miras di daerahnya masing-masing. Setelah banyak korban razia miras ini perlu rutin dilakukan,” tegas Kombes Pol. Martinus

 

Mengingat tingginya peredaran miras di Jawa Barat, Polda Jabar menanggulanginya dengan cara rutin menggelar razia miras, dan menindak aparat yang memback-up para pelaku pengoplos miras dan bandar miras. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:hukum,jabar,