Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin Dituntut 4 Tahun Penjara

Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin Dituntut 4 Tahun Penjara

Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin disidang di Pengadilan Tipikor Jalan LLRE Martadinata Bandung. (foto - ist)

Bandung - Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin dituntut dengan hukuman 4 tahun penjara. Demikian disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mendakwanya menerima gratifikasi berupa uang senilai Rp 8,9 miliar, tanah lebih 100 hektar dan mobil.

Tuntutan dibacakan pada sidang di Pengadilan Tipikor Bandung Jalan LLRE Martadinata Bandung, Rabu 3 Maret 2021. JPU menilai Rachmat Yasin telah terbukti bersalah melanggar Pasal 12 B jo Pasal 12 C UU Tindak Pidana Korupsi sesuai dakwaan pertama.

"Memohon majelis hakim menjatuhkan hukuman penjara selama empat tahun dan denda Rp 200 juta, dengan ketentuan jika tidak dibayarkan diganti kurungan selama dua bulan," sebut JPU.

Dalam pertimbangan yang memberatkan, JPU menilai Rachmat Yasin tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Sedangkan yang meringankan, terdakwa kooperatif, meminta maaf dan mengembalikan kerugian negara.

Sementara tim kuasa hukum Rachmat Yasin menyatakan, pihaknya akan menyampaikan pledoi. Pembelaan akan dibacakan pada sidang yang dijadwalkan berlangsung pekan depan.
.
Seperti diketahui, Rachmat Yasin didakwa menerima gratifikasi dari SKPD Kabupaten Bogor dengan total sekitar Rp 8,9 miliar untuk kepentingan pilkada, di wilayah Kabupaten Bogor tahun 2013 dan Pemilihan Legislatif tahun 2014.

Ia juga mendapatkan tanah seluas 170,442 ha di Desa Singasari Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor. Aset itu diberikan seorang pengusaha bernama Rudy Wahab untuk keperluan pengurusan izin pembangunan pesantren.

Rachmat juga menerima mobil Toyota Alphard dari Mochammad Ruddy Ferdian, yang diketahui sebagai rekanan kontraktor sekaligus tim suksesnya. (Jr.)**

.

Tags:,