Puluhan Orang Tewas, Demo Anti-Modi Pecah di Bangladesh

Puluhan Orang Tewas, Demo Anti-Modi Pecah di Bangladesh

Unjuk rasa menentang kedatangan PM India Narendra Modi di Bangladesh. (foto - Al Jazeera)

Dhaka  -  Sedikitnya  sepuluh  orang  tewas  serta  puluhan  lainnya  terluka  setelah  massa  demonstran  bentrok  dengan polisi di Ibukota Dhaka, Bangladesh dan di kota pelabuhan Chittagong, sejak dua hari terakhir.

Dilansir Deutsche Welle, demonstran turun ke jalan untuk menentang kedatangan Perdana Menteri India Narendra Modi, yang bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Bangladesh ke-50. Massa menyebut, Modi sebagai pemimpin kubu garis keras Hindu menyerukan kebencian dan kekerasan terhadap muslim India.

Salah seorang polisi menyatakan, delapan orang dirawat di rumah sakit akibat menderita luka tembak. Media setempat menyebutkan, empat dari korban yang mengalami luka-luka adalah anggota kelompok Islamis.

Sejumlah media sosial seperti Facebook dan aplikasi pesan singkat lainnya tak bisa diakses di sejumlah wilayah di Bangladesh. Para aktivis biasanya menyerukan demo lewat media sosial dan aplikasi pesan singkat.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata mengatakan, dua kelompok demonstran bentrok di luar masjid utama Dhaka, Baitul Mukarram setelah salat Jumat.

Anggota kelompok Islamis Hefazat-e-Islam dilaporkan melemparkan batu ke polisi dan menyerang sejumlah gedung pemerintah, termasuk kantor polisi di Chattogram. Demikian sejumlah media lokal melaporkan.

Jalur kereta juga terputus karena demonstran membakar bangunan kantor di stasiun kereta. Salah satu stasiun televisi melaporkan sedikitnya 40 orang mengalami luka-luka dalam bentrokan, termasuk sejumlah jurnalis.

Kekerasan berlanjut pada Sabtu sore di Brahammanbari, yang menyebabkan lima orang meninggal. Ketika demonstrasi berujung rusuh, aparat keamanan melepaskan tembakan untuk membubarkan massa.

Sejauh ini, aparat keamanan menolak untuk dimintai keterangan wartawan. Modi tiba di Dhaka pada Jumat lalu, dalam rencana kunjungan dua hari untuk ikut merayakan kemerdekaan Bangladesh dari Pakistan. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,