Arif Wibowo Resmi Jabat Dirut Garuda Indonesia

Arif Wibowo Resmi Jabat Dirut Garuda Indonesia

Arif Wibowo. (Foto: Net)

Tangerang - Direktur Utama Maskapai Penerbangan Citilink Indonesia Arif Wibowo, resmi menjabat sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero Tbk) menggantikan Emirsyah Satar.

Keputusan itu berdasarkan keputusan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) di Kantor Garuda Indonesia di Tangerang, Jumat (12/12). "Secara pribadi saya berterima kasih diberikan kepercayaan untuk menjadi Dirut Garuda, saya akan membangkitkan Garuda apa yang telah Pak Emir lakukan di tahun 2015," kata Arif.

Emirsyah berharap, Garuda Indonesia kembali meraup keuntungan pada 2015, setelah menanggung kerugian sekitar Rp 2,7 triliun tahun ini. "Dengan dipimpin oleh Pak Arif, yang merupakan Ketua Inaca juga diharapkan Garuda bisa rebound atau untung kembali di tahun depan, kita berharap Garuda bisa terbang lebih tinggi lagi," ujar Emirsyah.

Sejumlah direksi dalam jajaran direksi (BOD) juga mengalami perombakan, yang sebelumnya delapan direksi menjadi enam direksi. Di antaranya, M Arif Wibowo, Handayani, Ignatius Askhara, Heriyanto AP, Captain Novianto, Iwan Joeniarto.

Sementara itu, dalam jajaran komisaris (BOC), di antaranya, Jusman Syafei Jamal sebagai komisaris utama, Isa, Muzaffar Ismail, Chairal Tanjung, Doni Oskaria dan Hasan M Soedjono.

Arif Wibowo menggantikan Emirsyah Satar yang sebelumnya telah mengundurkan diri per Kamis 11 Desember 2014, lebih cepat dari masa habis jabatannya pada Maret 2015.

Arif kelahiran 19 September 1966 itu sebelum menjabat sebagai Direktur Utama PT Citilink Indonesia memulai perjalanan karirnya dengan menjabat sebagai Executive Vice President Marketing dan Sales PT Garuda Indonesia, Tbk, Senior General Manager Area Indonesia Barat, Senior GM Area Jepang, Korea, China dan USA, GM for Fukuoka Jepang, GM Agency dan Interline di Garuda.

Pada enam bulan pertamanya sejak mendapatkan Air Operation Certificate, PT Citilink Indonesia di bawah kepemimpinannya, telah melakukan ekspansi secara agresif, yaitu dengan menambah jumlah armada baru Airbus A 320, memperbanyak rute penerbangan Citilink ke kota-kota di Indonesia, melakukan kerja sama dengan bank-bank rekanan, asuransi perjalanan, dan produk-produk lain untuk memperkuat posisi PT Citilink Indonesia di industri penerbangan berkonsep penerbangan berbiaya murah atau low cost carrier.

Dalam rekam pendidikannya, Arif Wibowo berhasil meraih gelar sarjana Teknik Mesin dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS Surabaya), serta meraih Master Management of Air Transportation dari Universitas Indonesia (UI) yang bekerja sama dengan Massachussets Institute of Technology (MIT).

Di samping itu, Arif Wibowo juga memperoleh Certified Professional Marketer (CPM Asia) dari Asia Marketing Federation (AMF). (Jr.)**

.

Categories:Ekonomi,
Tags:ekonomi,