Rupiah Lampaui Rp 12.000 per Dolar AS

Rupiah Lampaui Rp 12.000 per Dolar AS

Jakarta  - Berdasarkan kurs referensi JISDOR Bank Indonesia (BI), Kamis (18/9/2014) ini rupiah berada di level Rp 12.030 per dolar AS, melemah dibandingkan dengan kurs pada Rabu (17/9/2014) yang berada di kisaran Rp11.908 per dolar AS.

Sejauh ini, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan nilai tukar rupiah yang pada Kamis melewati Rp12.000 per dolar AS tersebut tidak perlu dikhawatirkan, karena masih sesuai dengan fundamental ekonomi Indonesia.

"Nggak apa-apa, kalau saya lihat kemarin itu masih berada di Rp 11.900 per dolar AS. Apabila ada satu dinamika nilai tukar, maka hal itu masih sejalan dengan fundamental ekonomi Indonesia," kata Agus Martowardojo.

Sebelumnya, pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) memutuskan, Bank Sentral Amerika (The Federal Reserve) tetap mempertahankan tingkat suku bunganya. Namun akan ada perubahan secara bertahap dari 1,125 persen menjadi 1,375 persen.

Menurut Agus, para pelaku pasar di dunia merespons kondisi itu dengan cara berbeda. Salah satunya dengan mengurangi portofolio yang sebelumnya bersifat jangka panjang ke portofolio jangka pendek. "Respons itu berdampak pada dunia. Kita lihat terjadi pelemahan di regional dan juga di Indonesia ada pelemahan, itu sesuatu hal yang wajar," katanya.

BI sendiri, lanjutnya sudah mengantisipasi perkembangan kondisi ekonomi global saat ini sejak enam bulan lalu, dan meminta pelaku pasar keuangan dalam negeri tidak panik. "Saya ingin kita tetap tenang karena itu satu kondisi yang banyak dipengaruhi oleh kondisi dunia," tutup Agus. (Jr.)**

.

Categories:Ekonomi,
Tags:ekonomi,