Perda Penghambat Dunia Usia Dibenahi

Perda Penghambat Dunia Usia Dibenahi

Ketua DPRD Jabar Inne Purwadewi.(Foto:Net)

Bandung - Ketua DPRD Jabar Inne Purwadewi menyatakan komitmennya membenahi bahkan merubah Perda dan regulasi yang menghambat dunia usaha di provinsi itu.
 
"Dewan akan melakukan koreksi permasalahan yang dihadapi dunia usaha terkait dengan regulasi atau bahkan Perda di Jabar, bila perlu kita ubah agar pro dunia usaha dengan tetap memperhatikan undang-undang dan kondisi di lapangan," kata Inne Purwadewi pada Rapimprov Kadin Jabar di Bandung, Kamis (11/12/2014).
 
Politisi PDIP itu mengakui bila ada sejumlah regulasi yang menjadi keluhan dunia usaha, termasuk dalam regulasi perizinan dan beberapa hal lainnya yang dianggap kontraproduktif dengan semangat pertumbuhan dunia usaha.
 
"Kita inventarisasi dan evaluasi, selanjutnya kita sesuaikan untuk menciptakan iklim positif dan gairah bagi dunia usaha, diharapkan dengan kemudahan itu memberikan efek positif untuk produksi dan kesejahteraan tenaga kerja," kata Inne.
 
Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Jabar menantang kepada asosiasi dan pelaku usaha untuk memberikan masukan dan memberikan usulan untuk pembenahan regulasi bisnis di Jabar.
 
Menurut dia, dukungan regulasi bagi dunia usaha sangat diperlukan untuk memberikan iklim yang baik menjelang berlakukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015. Di sisi lain, dunia usaha juga harus mendorong kesejahteraan bagi para pekerjanya.
 
"Saya tunggu masukan dari Kadin dan asosiasi dunia usaha, apa yang mereka butuhkan untuk menciptakan iklim usaha yang sehat. Bila ada regulasi yang menghambat kita benahi dan luruskan, dan semua harus komitmen melaksanakannya," katanya.
 
Pada kesempatan itu, ia mengapresiasi Kadin Jabar yang telah memberikan sumbangsihnya dalam mendorong perekonomian Jabar.
 
"Kami mendukung Gubernur Jabar yang akan membuatkan Pergub untuk penguatan kelembagaan Kadin, bahkan bila perlu dalam bentuk Perda," kata Inne.
 
Pada kesempatan itu, ia mengimbau pengusaha Jabar untuk memberikan iklim usaha yang sehat dan kompak tanpa mengurangi jiwa kompetitif.
 
"Pengusaha Jabar harus kompak, Kadin harus menjadi motor untuk kekompakan pengusaha Jabar dengan meningkatkan koordinasi dan konsolidasi. Upaya pemerintah untuk meningkatkan perekonomian akan sia-sia bila tidak didukung oleh langkah dunia usaha yang kompak," kata Inne menambahkan. (AY)
.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,