Tanah di Lokasi Longsor Terus Bergerak

Tanah di Lokasi Longsor Terus Bergerak

Tebing setinggi 20 meter longsor menimpa badan jalan yang mengakibatkan jalan raya Wonosobo-Dieng-Banjarnegara ambrol sepanjang 25 meter, Kamis kemarin.(Foto:Antara)

Banjarnegara - Hingga Sabtu (13/12) dinihari, kondisi tanah di lokasi longsor Banjarnegara masih labih dan terus bergerak, yang dikhawatirkan terjadi longsor susulan. Bencana longsor tersebut telah menghancurkan ratusan rumah hingga rata dengan tanah, serta menewaskan banyak penduduk setempat. 
 
"Selamat bertugas untuk Tim Rescue di Banjarnegara. Terima kasih atas kerja kerasnya. Tetap semangat dan wapada," tulis Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melalui akun Twitternya @ganjarpranowo.

Ganjar juga me-retweet informasi dari Palang Merah Indonesia yang membuka pendaftaran relawan dengan tagar#LongsorJembung #Banjarnegara.  "Mohon doanya, teman-teman lagi berusaha mencari dan mengevakuasi korban longsor di Banjarnegara. Semoga lancar."

Petugas terus berupaya melakukan evakuasi korban antara lain di Karang Kobar. Mereka pun telah memasang genset di sekitar lokasi guna memberikan penerangan. "Malam ini dilakukan pemasangan genset plus tenda untuk pengungsi," kata Kanit SPK Polres Banjarnegara Ipda Akbarul Hamzah.

Petugas, lanjutnya masih kesulitan untuk menjangkau lokasi karena sulitnya medan serta khawatir longsor susulan karena tanah masih bergerak. "Lokasi masih tertutup, tidak berani untuk masuk ke TKP," katanya.

Menurutnya, tim evakuasi terdiri atas kepolisian, BNPB, serta Muspida Kabupaten Banjarnegara. "Dari Polres sudah diberangkatkan seratus personel dipimpin Kapolres," ujarnya. Personel Brimob juga telah disiagakan di Polres untuk melakukan evakuasi. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,