PBR Menunggak Gaji Para Pemainnya

PBR Menunggak Gaji Para Pemainnya

ilustrasi

Bandung - Sejumlah pemain Pelita Bandung Raya (PBR) ditunggak gajinya oleh pihak manajemen. Kenyataan itu tidak disangkal Manajer PBR, Rawindra Ditya.

"Memang masih ada tunggakan sisa selama satu bulan. Tapi hanya ke beberapa pemain saja, tidak semua pemain," kata Windra kepada cikalnews.com, Sabtu (13/12).

Untuk membayar tunggakan tersebut, Windra berharap PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi Liga Super Indonesia (LSI), segera membayar subsidi senilai Rp 2 miliar - Rp 3 miliar.

"Kami mengandalkan subsidi itu dari PT Liga. Nilainya cukup besar dan cukup untuk membayar sisa tunggakan," kata Windra.

Rawindra menyesalkan PT Liga dan PSSI yang mendesak klubnya segera membayar tunggakan. Padahal, PT Liga sendiri belum menyerahkan dana subsidi tersebut.

"Katanya suruh melunasi gaji pemain. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan kapan subsidi untuk PBR dicairkan, padahal dana subsidi itu untuk membayar gaji pemain kami," katanya.

Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) mengumumkan, tujuh klub belum menyelesaikan kewajibannya pada para pemainnya. Tujuh klub itu yakni Arema Cronus, Persija Jakarta, Pelita Bandung Raya, Mitra Kukar, Persebaya, Persiba Balikpapan dan PSM Makassar. Satu lagi, Persepam Madura yang terdegradasi ke Divisi Utama. (Jr.)**

.

Categories:Sepak bola,
Tags:sepak-bola,