Tegakkan Perda K3, Bandung Harus Bersih

Tegakkan Perda K3, Bandung Harus Bersih

Walikota Bandung Ridwan Kamil memimpin operasi penegakkan k3 si depan Gedung BIP, Sabtu (13/12/2014).(Foto:TrisDoddy/CikalNews)

Bandung - Sebagai bentuk penegakan Perda K3 (Kebersihan, Ketertiban dan Keindahan) di Kota Bandung, Pemkot Bandung bersama SKPD kedinasan terkait yaitu Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Bina Marga Kota Bandung serta aparat kepolisian Unit Lalulintas Polrestabes Bandung, tak main-main lagi dengan menggelar operasi kendaraan di depan gedung pusat perbelajaan terbesar di Kota Bandung, Jalan Merdeka, Sabtu (13/12/2014) sore.

Dalam kegiatan operasi gabungan yang dipimpin langsung Walikota Bandung Ridwan Kamil, memeriksa tempat sampah di dalam kendaraan roda 4 yang melintas di jalan itu. Beberapa mobil yang terjaring dalam operasi mengeluh belum mengetahui mengenai aturan adanya tempat sampah di dalam mobil.

Walikota Bandung mengatakan, sosialisasi telah dilakukan di berbagai wilayah Kota Bandung baik di media online, cetak, elektronik dan radio telah digembar- gemborkan mengenai aturan dan imbauanharus ada tempat sampah di dalam mobil. Namun tetap saja para pengemudi mobil beralasan tidak tahu.

"Imbauan kepada seluruh RT /RW, dan sekolah sudah diberitahu melalui media TV, radio, koran maupun online juga sudah termasuk sosialisasi di spanduk di berbagai wilayah Kota Bandung. Kalau begini orang jadi banyak alasan mereka bilang ga tau tapi ga masalah kita proses aja," ujarnya kepada wartawan.

Dirinya menjelaskan, dengan adanya operasi itu menjadi sebuah pendidikan bagi masyarakat, di mana selalu menjaga kebersihan terutama bagi pengendara mobil harus memiliki tempat sampah di dalam kendaraan agar tidak membuang sampah di jalanan.

"Ini kan sebuah pendidikan juga bagi masyarakat bahwa di Bandung mobil itu harus bersih. Bayangkan saja tadi bisa dilihat ada 1 mobil di dalamnya 8 orang mereka makan dan pasti buang sampah sembarangan di jalan," jelasnya.

Menurut data yang dihimpun CikalNews.com Pemkot Bandung telah memberlakukan sanksi sampah berkaitan penegakan Perda K3, berupa denda senilai 250 ribu rupiah bagi mobil yang tidak memiliki tong sampah.

Dalam kegiatan operasi gabungan terkait aturan itu hari ini, denda tersebut berlaku. Menurut Walikota Bandung, yang terkena razia ada 2 pilihan denda di tempat dengan bilangan denda yang telah disosialisasikan atau melakukan proses pengadilan tipiring.

"Tadi sudah terkumpul sampai jutaan rupiah, kita ga tau detilnya adanya di Satpol PP dan yang terkena razia ini dicatat," bebernya. Hal itu sebagai bentuk penaatan aturan kebersihan, Kota Bandung saat ini tengah berusaha mewujudkan kota yang bersih dari sampah. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,