PGN Diam-diam Bidik Cianjur

PGN Diam-diam Bidik Cianjur

PGN Diam-diam Bidik Cianjur

Cianjur - Perusahaan Gas Negara (PGN) memiliki rencana besar untuk Kabupaten Cianjur, Jabar, karena secara diam-diam, Badan Usaha Milik negara itu, telah menanam pipa di Cianjur "PGN sempat melihatkan blue print untuk Jabar, khususnya Cianjur, dimana ketika itu, kami dari komisi tujuh DPR RI bertemu dengan direktur PGN di Jateng. Cianjur akan membuat rencana besar di wilayah ini," kata Joko Purwanto anggota DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat melakukan reses di Cianjur, Minggu (14/12/2014).
 
Anggota dewan yang terpilih dari dapil III Cianjur, Kabupaten dan Kota Bogor itu, menuturkan, pipa milik PGN itu, akan menyalurkan gas yang digunakan untuk kebutuhan Industri. Keberadaan pipa tersebut masuk dalam rencana jangka panjang PGN.
 
Seiring dengan rencana besar tersebut, pihaknya telah berkordinasi dengan Wakil Bupati Cianjur, Sutanro dan anggota DPRD dari Fraksi PPP, untuk berhati-hati dan memperjelas tujuan tata ruang karena ada pipa gas yang tertanam di Cianjur.
 
"Pemerintah daerah harus jelas akan mmembawa ke arah mana Cianjur ini, jangan seperti kota atau kabupetan lain, potensi Cianjur cukup memadai. Fokus pembangunan dan tata ruangnya harus jelas," katanya.
 
Ia menjelaskan, setelah dipasangnya pipa di wilayah tersebut, pihaknya menilai PGN segera akan mendirikan depo di Cianjur karena memiliki laut sehingga suplai gas tidak perlu ditarik dari Kabupaten Purwakarta yang akan memakan biaya yang mahal. Pasokan gas dipasok melalui kapal tangker untuk kembali didistribusikan ke kabupaten/kota lain.
 
Bahkan ungkap dia, PGN berencana menjadikan Cianjur sebagai pilot preoject guna melayani wilayah lain seperti Bogor karena tidak meiliki laut. Selain itu, Cianjur merupakan daerah pengembangan yang memungkinkan untuk menunjang dibuatnya depo gas karena memiliki wilayah yang luas dan masih memungkinkan.
 
"Untuk wilayah Bogor, mungkin akan sulit untuk membuat depo, sehingga wilayah Cianjurlah yang nantinya akan melayani wilayah Bogor kota dan kabupaten," katanya.
 
Sedangkan pihaknya belum bisa menjelaskan, berapa anggaran yang dipersipakan dan dihabiskan untuk Cianjur karena komisi tujuh baru pertama kali melakukan komunikasi langsung dengan PGN.
 
Namun, pipa yang ditanam di wilayah tersebut, tidak mudah meledak karena memiliki ketebalan dan konsentrasi tertentu. "Kami akan perjuangkan hal tersebut agar segera terealisasi dan warga dapat mengunakan hal tersebut dengan baik untuk kemajuan Cianjur," katanya. (AY)
.

Categories:Ekonomi,
Tags:jabar,