Polisi lidik wanita asal Bandung Live Bugil terendus open BO

Polisi lidik wanita asal Bandung Live Bugil terendus open BO

RR saat diciduk aparat Satreskrim Polresta Denpasar di apartemen kawasan Taman Pancing. (foto - ist)

Denpasar  -  Kasus  selebgram  cantik  inisial  RR  kerap  "live  bugil"  yang  diamankan  Satreskrim  Polresta  Denpasar Bali, sedikit demi sedikit terungkap. Perempuan yang disebut-sebut asal Bandung Jawa Barat itu kabarnya memiliki nama depan Rani.

Berdasarkan informasi sumber dari pihak kepolisian, usia Rani pun masih tergolong muda yakni 22 tahun. Setelah diamankan pada Jumat 17 September di sebuah apartemen mewah kawasan Taman Pancing Denpasar, Rani diperiksa secara maraton oleh Subnit V Satreskrim.

Hasil pemeriksaan sementara, awalnya perempuan yang tak ragu mempertontonkan kelaminnya itu, mengaku ke Bali untuk berlibur. Diduga karena kehabisan bekal, Rani nekat melakukan live seronok di aplikasi Mango demi mendapatkan uang.

"Menurut pengakuannya bekalnya habis, makanya melakukan live untuk dapatkan uang. Mungkin karena dapatnya instan dan banyak ia pun ketagihan untuk terus melakukannya," katanya, Minggu 19 September 2021.

Namun, setelah didalami lagi oleh polisi, perempuan berbadan seksi itu ternyata sudah melakukan live vulgar sejak di Bandung. "Dia melakukan live di rumahnya, tapi terkadang, saat kondisi rumah sepi tanpa diketahui orangtuanya," tambahnya.

Sumber yang enggan disebut namanya itu meyatakan, setiap live ada tarif sebesar Rp 200 ribu yang harus dibayar setiap penonton dari berbagai kalangan, baik muda, dewasa hingga kalangan om-om. Sudah ditransfer, pertunjukan tak senonoh itu pun dimulai, seperti tarian bugil, bahkan masturbasi.

Lebih menariknya mencuat kabar, Rani juga terindikasi menjajakan tubuhnya alias Open BO pada aplikasi dewasa. Hal itu pun tengah didalami oleh aparat Satreskrim. "Dugaan yang bersangkutan melakukan Open BO atau tidak, masih didalami petugas," katanya.

Akibat aksi diduga menyebar konten pornografi dan melakukan tindakan mengarah ke asusila, Rani kabarnya terancam dikenakan UU Pornografi dan UU ITE. Sementara saat diamankan, petugas telah menyita barang bukti berupa handphone, buku rekening, celana panjang putih hitam dan pakaian dalam wanita.

Menanggapi informasi tersebut, Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Mikael Hutabarat enggan berkomentar dan tak mau berspekulasi. "Masih didalami, nanti saja ada pemberitaan yang lengkap setelah selesai pemeriksaan semuanya," jawabnya, sebagaimana dilansir Baliexpress.

Seperti diketahui, sebelumnya selebgram berinisial RR diamankan Satreskrim Polresta Denpasar, karena kerap mempertontonkan aurat tubuh atau hal tak senonoh secara live di aplikasi Mango.

Dituturkan Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi, pada awalnya ada warga yang melapor bahwa RR kerap melakukan live tarian bugil.

Apalagi, RR yang dikenal dengan sebutan "bintang live" di aplikasi Mango itu tidak malu-malu menunjukkan alat kelaminnya. Bahkan sering sambil masturbasi saat live yang ditonton oleh ribuan warganet. Petugas akhirnya berhasil mengamankan RR di sebuah apartemen mewah kawasan Taman Pancing Denpasar, pada 17 September.

RR saat diciduk, diduga baru bangun tidur mengenakan baju kaos putih dan hanya mengenakan celana dalam. "Hasil interogasi, RR mengakui sudah 9 bulan bekerja live di aplikasi manggo," katanya.

Diketahui, ternyata keuntungan yang diperoleh RR dari pekerjaan live tersebut sangat besar. Sekali live perempuan itu bisa meraup hasil Rp 1,5 juta. Bahkan, setiap bulannya RR bisa mendapat uang berkisar Rp 30 juta. **

.

Tags:,