Paduan Modern dan Etnik Tetap Mewah

Paduan Modern dan Etnik Tetap Mewah

Inez Kantahuri Bersama Karyanya - Foto : Wa Ode

Bandung -Fesyen selalu dibutuhkan. Setiap orang khususnya wanita menyukai pakaian yang up to date. Karena itu, perputarannya pun datang dan pergi. Demikian pula modelnya. Para pendesain selalu berpikir bagaimana busana bisa menjadi bagian dari pribadinya dan mampu memberikan nilai tambah dan bangga bagi pemakainya. Pada moment Fashion Tendence 2015 yang digelar APPMI (Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia) Jawa Barat, 10-11 September silam,  menghelat even untuk memperkenalkan tren fesyen 2015 di Hilton Hotel Bandung.

Desain junior dan senior melebur dalam pentas yang ditata apik bertema "Estructura". Seperti karya desainer  Harry Ibrahim, Yurita Puji, dan Inez Kantahuri.
Karya Harry Ibrahim misalnya  mengangkat tema Oasis yang terinspirasi dari Deep Forest In Borneo. Keindahan gaun karya Harry diadaptasi pada bahan tulle, flocking tulle dan organza dalam warna-warna nude, hijau, turquoise, biru, dan hitam. Secara detail, Harry berhasil membawa gaun ini lace application dan layer pada siluet H line dan mermaid yang anggun.
Karya Yurita Puji menyodorkan secara garis besar mengambil kebudayaan. Baju pengantin Solo sebagai acuan koleksinya kali ini. Koleksi ready to wear ini tampak simple tetapi elegan. Membidik tema "Solo Putri" yang kebanyakan menggunakan kebaya beludru hitam dan emas. Warna hitam inilah yang menjadi kekuatan koleksi Yurita. Tampak ringan dengan pemakaian bahan sifon dan satin doff tetapi tidak mengurangi kekentalan efek warna hitam kebanyakan. Kian asyik saat tersentuh aksesoris giwang pengantin yang bersandat pada aksesoris yang rumit dengan siluet desain simple jadi terkesan lux.

Berbeda dengan sentuhan Inez Kantahuri dengan tema Mengayau Ibanik. Suku Dayak menjadi andalan inspirasi Inez untuk menggali esensi dari sebuah budaya yang keberadaannya telah diakui. Dia menuangkannya dalam warna-warna asinkron yang larut dalam harmoni. Style etnik dan edgi memang cocok dikenakan para wanita progresif yang ingin tampil modern dan paham konsepsi etnik. Sungguh kaya kreasi diatas bahan tenun, songket dan lurik yang tetap nyaman dikenakan. Demikian pula karya desain lainnya. Bagaimana pendapat Anda pembaca setia CikalNews.com?(Ode)**

.

Categories:Fesyen,
Tags:fesyen,