Agung, ARB Memperlihatkan Inkonsistensi Perppu

Agung, ARB Memperlihatkan Inkonsistensi Perppu

ilustrasi

Bandung - Hasil Munas IX Golkar yang diselengarakan di Nusa Dua Bali beberapa waktu lalu, diketahui memutuskan menolak Perppu Pilkada yang dikeluarkan oleh Pemerintahan sebelumnya, namun kejanggalan terjadi  beberapa hari setelah Munas Aburizal Bakrie  (ARB) mendukung Perppu Pilkada langsung tersebut.

Menanggapi hal ini, Agung Laksono Ketua Umum Partai Golkar Versi Munas Ancol,  menganggap ARB telah mempertontonkan inkonsistensinya yang sudah sering terjadi pada lingkungan partai berlambang pohon beringin tersebut.

"ARB memperlihatkan inkonsistensi dan hal ini sudah sering terjadi di kalangan internal sehingga membuat kebingunan para kader partai Golkar," ujarnya saat menghadiri sidang Gelar Doktor S-3 Agus Gumiwang Kartasasmita di Gedung Aula Pascasarjana Unpad, Jalan Dipati Ukur No 35 Kota Bandung Senin (15/12/2014).

Selain itu dirinya menjelaskan, sikap ARB tersebut tidak menghargai ketentuan ketentuan Munas yang seharusnya dirubah atau diperbaiki tanpa melihat substansinya.

Namun, dari sebelum dibukanya Musyawarah Nasional (Munas) Ancol dan akhirnya  ada persilangan pendapat dalam tubuh Partai Golkar saat ini, Agung Laksono mengatakan agar Pilkada dan Pilpres berjalan terus dalam artian langsung secara demokratis.

"Dari awal Munas Ancol hingga ada pertikaian pendapat seperti ini, saya sudah katakan biarkan saja Pilkada dan Pilpres berjalan gak usah diributin, momen pilkada langsung ini biarkan berjalan dulu kalau mau mencegah terjadinya permainan seperti money politik harusnya langsung dikenakan kepada pelakunya sendiri bukannya mengambil demokrasi dari mahkota rakyat," pungkasnya.(Ode)**

.

Categories:Politik,
Tags:perppu,