Brawijaya Bikin Stopkontak Berbasis Telepon Pintar

Brawijaya Bikin Stopkontak Berbasis Telepon Pintar

ilustrasi

Malang - Mahasiswa Unversitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur, membuat stomoklis, stopkontak yang bisa dikendalikan dari luar rumah menggunakan teknologi berbasis telepon pintar.

Menurut dosen pembimbing tiga mahasiswa dari Program Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Universitas Brawijaya yang membuat stomoklis, Gembong Edhi Setyawan, stomoklis adalah pengembangan dari hasil penelitian tugas kuliah.

"Stomoklis ini merupakan stopkontak yang dapat dikendalikan melaluismartphone dengan memanfaatkan teknologi bluetooth yang mampu membaca kondisi stopkontak yang terhubung dengan microcontroller, sehingga pengguna bisa mengetahui alat elektronik mana saja di dalam rumah yang masih menyala," katanya, Selasa (16/12).

Alat buatan Alvine Leonardo, Merry Dewi Putri dan Ahmad Faris Adhnaufal itu meliputi beberapa komponen penting seperti stopkontak khusus yang disambungkan pada relay dan microcontroller ATMEGA 168 dan perangkat lunak pengendali stomoklis yang dapat dioperasikan menggunakan telepon pintar. 

Dari komponen tersebut, pengguna dapat mengetahui alat elektronik mana saja di dalam rumah yang masih menyala, meski yang bersangkutan berada di luar rumah. 

Melalui perangkat lunak stomoklis pada telepon pintar, pengguna juga bisa memberikan perintah menyambungkan atau memutus arus listrik pada stopkontak selama jarak microcontroller dan telepon pintar masih dalam jangkauan maksimum bluetooth.(Ode)**

.

Categories:Pendidikan,
Tags:teknologi,

terkait

    Tidak ada artikel terkait