MEA 2015, Produk Asing Halal Serbu Indonesia

MEA 2015, Produk Asing Halal Serbu Indonesia

Produk UMKM Jawa Barat harus sudah punya label halal agar tidak kalah saing dengan produk import. (Foto:ADE/CikalNews)

Bandung – Serbuan produk asing diprediksi akan semakin membanjiri Indonesia pada 2015, saat berlakunya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean). Terlebih produk yang akan meramaikan pasar Indonesia itu, makanan dan minuman impor yang dilengkapi sertifikat halal dari MUI dan izin dari BPOM RI.

 

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, Ferry Sofwan Indonesia akan diserbu makanan impor berlabel halal. Sebab Indonesia termasuk jumlah penduduk muslim terbesar di ASEAN.

 

“Islam di ASEAN, 80 persennya tinggal di Indonesia, lalu 16 persennya ada di Jawa Barat. Jadi ini sangat potensial untuk memasarkan produk bersertifikat halal dari berbagai negara ASEAN lainnya,” kata Ferry Sofwan di Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Selasa (16/12/2014).

 

Menurut Ferry, sertifikat halal itu penting untuk melindungi konsumen. Sekarang tidak hanya orang muslim  yang merasa perlu adanya sertifikat halal pada makanan dan minuman, orang nonmuslim pun banyak yang sudah memilih produk dengan label halal.

 

“Label halal ini penting, jadi setiap makanan dan minuman produk dari UMKM Jawa Barat harus berlabel halal jika ingin diterima pasar. Kini masyarakat nonmuslim pun lebih memilih makanan dan minuman, lengkap dengan izin BPOM RI dan label halal,” katanya.

 

Untuk  memudahkan pbersaingan dengan produk impor dari negara ASEAN lainnya, beberapa cara telah dilakukan Pemprov Jabar. Salah satunya memberikan bantuan dan kemudahan dalam mengurus sertifikasi halal kepada para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Sampai akhir 2014 ditargetkan ada 1.500 sertifikat halal diberikan kepada pelaku UMKM. (Jr.)** 

.

Categories:Bandung,
Tags:ekonomi,