Ketua Golkar Kabupaten Ditahan Kejari

Ketua Golkar Kabupaten Ditahan Kejari

mantan Ketua KONI Kabupaten Bandung yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar, Hilman Sukirman

Bandung - Penahanan mantan Ketua KONI Kabupaten Bandung yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar, Hilman Sukirman oleh Kejaksaan Negeri Bale Bandung dinilai akan mengganggu raihan suara partai pada Pilkada 2015 mendatang.

Hilman telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah KONI 2012 senilai Rp 10,6 miliar. Dalam kasus itu, Hilman diduga merugikan negara sekitar Rp 1 miliar. Kepada yang bersangkutan, Kejari Bale Bandung telah menahan tersangka.

Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung, Dadang S Akbar mengaku, penahanan Hilman akan mempengaruhi raihan suara Partai Golkar.

"Kondisi ini harus segera disikapi oleh dewan pertimbangan partai. Caranya dengan segera menggelar rapat pleno atau musdalub. Ini untuk menyelamatkan partai pilkada nanti," kata Dadang S Akbar, Rabu (17/12).

Meski harus segera diantisipasi, lanjut Dadang, dia meyakini masyarakat Kabupaten Bandung saat ini terbilang cerdas. Mereka bisa menilai jika kasus yang menimpa Hilman, bukan dalam kapasitasnya sebagai ketua partai, tapi ketua KONI.

"Masyarakat sudah cerdas menilai. Hilman hanya oknum dan kebetulan menjabat ketua KONI saja. Sedangkan yang lainnya tidak ada kader partai kami yang tersandung kasus hukum,"ujarnya.

Ia berkeyakinan raihan suara partainya di pilkada Bupati Bandung 2015 nanti tidak akan menurun. Asalkan, semua jajaran pengurus dan kader partai harus tetap solid dan  kompak, serta bisa meyakinkan masyarakat jika partainya masih tetap berkomitmen terhadap masyarakat.

"Kami tetap yakin bisa tetap unggul pada pilkada nanti. Karena hasil survei beberapa lembaga survei, secara personal nama Dadang M Naser sebagai petahana masih unggul," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,