ESDM Siapkan Rp 1 Triliun Biaya Pembangkit Listrik

ESDM Siapkan Rp 1 Triliun Biaya Pembangkit Listrik

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyiapkan anggaran Rp1 triliun untuk biaya pembelian dan distribusi pembangkit listrik tenaga diesel.(Ilustrasi Foto:Net)

Jakarta  - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyiapkan anggaran Rp1 triliun untuk biaya pembelian dan distribusi pembangkit listrik tenaga diesel berskala kecil yang dayanya akan didistribusikan ke 47 daerah perbatasan dan pulau terluar Indonesia.

"Rp1 triliun untuk beli pembangkit bersama distribusinya, di 47 lokasi perbatasan dan pulau terluar Indonesia," kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman, dalam jumpa pers seusai sidang anggota Dewan Energi Nasional (DEN) di Jakarta, Kamis (18/12/2014).

Pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) berskala kecil yang akan disediakan untuk 47 daerah perbatasan dan pulau terluar Indonesia itu berkapasitas total 60 megawatt (MW).

"Nantinya setiap daerah akan dapat kapasitas yang berbeda-beda, ada yang setengah megawatt, ada juga yang 1 megawatt," ujarnya. 

Menurut Jarman, proyek tersebut segera dikerjakan dan diharapkan bisa selesai tahun 2015.

Ia juga mengatakan proyek tersebut tidak akan menambah beban perusahaan listrik (PT PLN) atas penggunaan bahan bakar minyaknya. Pasalnya, penggunaan BBM untuk daerah terpencil dan terluar Indonesia itu akan diatur melalui surat keputusan menteri.

"Menteri ESDM nanti akan menerbitkan surat bahwa untuk daerah terluar bisa pakai BBM, tapi tentu harus di-upgrade dengan energi setempat," katanya.

Menteri ESDM Sudirman Said, dalam kesempatan yang sama, mengatakan upaya pihaknya menyalurkan listrik ke 47 daerah perbatasan dan pulau terluar Indonesia sesuai dengan janji Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

"Presiden Jokowi bilang saat perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-70, pada Agustus nanti, Presiden tidak mau ada satu daerah pun yang gelap. Negara lain di sebelah mereka terang, tapi rumah mereka gelap tidak akan terjadi," katanya.

Selain dihadiri oleh jajaran Kementerian ESDM dan anggota DEN yang mewakili akademisi, hadir pula Dirut PT PLN (Persero) Nur Pamudji dan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.

Sidang anggota DEN kali ini, kata Sudirman, memang khusus membahas pasokan listrik yang masih kurang di sejumlah daerah. Sidang membahas langkah bersama untuk mengantisipasi kekurangan pasokan listrik, termasuk mendorong penggunaan energi campuran. (Ode)**

.

Categories:Nasional,
Tags:ekonomi,