Daerah Wisata di Kab. Bandung Rawan Bencana

Daerah Wisata di Kab. Bandung Rawan Bencana

Kawah Putih, salah satu tujuan wisata yang terletak di Kab.Bandung.(Foto:Net)

Bandung - Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung menjadi daerah rawan bencana longsor dan pergerakan tanah. Aparat pemerintah setempat mendeteksi tiga desa di wilayahnya rawan bencana tersebut.

Camat Rancabali Purnama menjelaskan, memasuki musim hujan daerahnya memang rawan bencana longsor. Bahkan, dua pekan lalu longsor terjadi di Desa Cipelah, hingga menyebabkan lima rumah warga rusak berat. Namun, bencana itu tidak menimbulkan korban jiwa.

"Longsor yang menimpa lima rumah warga di Cipelah tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya sebagian dari mereka diungsikan ke rumah kerabatnya. Sedangkan kerugian material yang ditimbulkan sekitar Rp 100 jutaan," kata Purnama, Kamis (18/12) melalui ponselnya.

Purnama melanjutkan, pihaknya sudah melakukan evakuasi terhadap warga di Desa Cipelah, Indragiri dan Desa Sukaresmi. Ketiga desa itu memiliki gografis yang berbukit dan banyak tebing, sehingga, bahaya longsor bisa mengancam kapan saja.

"Kami terus berkoordinasi dengan BPBD untuk terus memantaunya. Selain itu, kami terus meminta warga yang tinggal di daerah rawan longsor untuk selalu waspada. Apalagi kalau turun hujan lebih dari satu jam," ujarnya.

Selain mewaspadai bencana longsor, lanjutnya daerah Rancabali sebagian besarnya merupakan kawasan Perhutani dan PTPN. Di sepanjang jalan area wisata, banyak terdapat pohon besar beresiko tumbang. Untuk itu, pihaknya telah melayakan surat permohonan kepada Perhutani dan PTPN untuk menebang pohon yang lapuk dan berpotensi tumbang.

"Kalau dibiarkan bisa berbahaya bagi pengguna jalan. Jalan ini jalur wisata yang cukup padat dilalui oleh wisatawan. Apalagi sebentar lagi akan tiba libur panjang natal dan tahun baru," katanya.

Seperti diketahui, di Jalan Raya Rancabali terdapat beberapa objek wisata alam. Seperti Kawah Putih, pemandian air panas Cimanggu, Ciwalini, Kampung Cai Rancaupas, Bumi Perkemahan Rancaupas, Situ Patengan dan lainnya. 

 
Hampir setiap hari jalur wisata ini selalu ramai dilalui oleh para wisatawan lokal maupun mancanegara. Bahkan, lonjakan pengunjung selalu terjadi setiap akhir pekan dan musim libur panjang seperti natal dan tahun baru. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,