Freeletics Aternatif Gaya Hidup Sehat

Freeletics Aternatif Gaya Hidup Sehat

Freeletics Aternatif Gaya Hidup Sehat

Bandung-Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat, kaum urban di kota-kota besar mencari alternatif aktifitas berolahraga yang bisa disesuaikan dengan padatnya aktifitas mereka.

Freeletics bisa dijadikan alternatif untuk memenuhi kebutuhan olahraga masyrakat perkotaan yang padat aktifitas.

Sejak diperkenalkan pada tahun 2013 oleh Andrej Matijczak,Josshua Cornelius dan Mehmet Yilmaz, cabang yang tebilang baru ini kian menyebar dan digemari oleh masyarakat dunia. Begitu juga di Bandung, olahraga ini makin polpuler sejak awal 2014 lalu.

Seperti di jelaskan oleh Adel, salah satu anggota komunitas Freeletics Bandung, olahraga ini bisa member solusi bagi orang-orang yang memiliki sedikit waktu luang untuk berolahraga karena kesibukan sehari-hari.

“ Freeletics bisa dilakukan di mana saja, kapan saja dan bisa menggunakan alat yang sederhana karena rutin latihanya kebanyakan body weight exercise (menggunakan berat tubuh sendiri), bisa dilakukan sendiri, tapi lebih seru dilakukan berkelompok,” papar nya.

 “ Keuntungan latihan berkelompok adalah kita bisa saling sharing, karena di komunitas kita sendiri ada yang berpropesi sebagai dokter, instruktur yoga, aerobic dan lainya, sehingga kita bisa saling berbagi informasi tentang rutin latihan, info kesehatan, “ tambah Adel.

Komunitas yang kini beranggotakan 60 orang ini memiliki jadwal rutin latihan di GOR Saparua setiap hari Selasa dan Kamis dan hari Minggu di Balai Kota Bandung.

“ Untuk temen-temen yang tertarik untuk gabung ke  GOR Saparua, cukup bawa peratalan olahraga seadanya, bawa matras kalau punya, atau kalau ingin mencari tau terlebih dulu, bisa di liat di twitted an instagram kita @Freeletics _bdg ,” tutup Adel di akhir obrolan.(Ode)**

.

Categories:Gaya hidup,
Tags:gaya-hidup,