Iang P-Project, Mang Engkos Lagi Ke Bandung

Iang P-Project, Mang Engkos Lagi Ke Bandung

Iang Saat Berkunjung Ke Redaksi CikalNews. (Foto: RZL)

Bandung- Peran Mang Engkos dalam sinetron "Tukang Bubur Naik Haji" yang dilakoni Iang Darmawan, salah seorang personel  P-Project itu tiba-tiba muncul di Kantor CikalNews.com, di Jl Cisangkuy No 6 Bandung, Jumat (19/12/2014) petang. 
 
"Beginilah Mang Engkos nuju ameng, kebetulan lagi tidak ada syuting, jadi bisa pulang kampung dulu, dan di Kafe Eduplex  (satu kompleks dengan CikalNews-red) ini tempat nongkrong saya sejak dulu, makanya saat ke Bandung aku main lagi ke sini sekalian nengok CikalNews," ujarnya Mang Engkos,  eh Iang bergurau.
 
Sebagai salah seorang pendukung sinetron prime time yang masuk lima besar di Indonesia (Tukang Bubur kini rengking3-red) menurut Iang sangat bangga menjadi salah seorang pemain di sinetron ini. 
"Tugas saya memang menjadi orang Sunda asli, baik dialek maupun cara bicara, harus  sebagai orang Sunda, jadi itulah tugas saya di sinetron ini, dan itu membanggakan, ada misi saya juga ingin membesarkan Sunda di nasional," katanya tertawa. 
 
Hingga kini kata Iang, sudah hampir 500 episode ia perankan menjadi Mang Engkos, karena tokoh Engkos baru ada setelah menyentuh episode ke 1000.  
 
"Ya lumayanlah, hidup orang-orang seperti kami kan jual jasa, ya akting, dan masih menjadi kreator untuk TV, Film, dan pertunjukan-pertunjukan seni, tetapi sesibuk apapun saya di luaran jika sudah atas nama P-Project, semua jadwal acara lain bisa dilepas," katanya bangga. 
 
Lalu uang 500 episode itu dikemanakan?  Iang tertawa. "Naon deui atuh, ya alhamdulilah bisa renovasi rumah, ganti mobil dan ini penting, tabungan untuk hari tua, dan satu lagi sudah mendaftar untuk naik haji kelak, berangkatnya mah kumaha jadwal we dari pemerintah, sekarang kan tidak bisa semau kita tapi sesuai prosedur," katanya bangga. 
 
Tidak bosan dengan peran Mang Engkos Kang?  "Ah dimana urusannya kalau cari uang halal terus bosan? Ya henteu atuh, alhamdulilah tidak bosan, meski memang peran Engkos itu streotipe ya perannya, tapi  karena saya tahu cerita Tukang Bubur Naik Haji sangat merakyat, tidak mmenjual kemewahan, jadi saya yakin pasti masih banyak yang suka, ini besutan H.Imam Tantowi sebagai penulis skenari, dia tahu kapan tugas setiap pemainnya," ujar Engkos eh Iang seraya pamit dari kantor CikalNews. 
"semoga CikalNews bisa menjadi media alternatif dan bisa bertahan serta inovatif ya," pesannya. (Ode)**  
.

Categories:Film,
Tags:film,hiburan,

terkait

    Tidak ada artikel terkait