36 Koleksi Batik Sambut Pergantian Tahun

36 Koleksi Batik Sambut Pergantian Tahun

Ilustrasi Foto.(Foto:Net)

Semarang - Batik Danar Hadi meluncurkan 36 koleksi batik terbarunya yang mengangkat tema "Tribal Fusion" dengan balutan motif klasik dalam desain modern menyambut pergantian tahun.

Peluncuran koleksi terbaru Batik Danar Hadi itu dikemas dalam pergelaran busana eksklusif di Semarang, Jumat (19/12/2014), dengan menghadirkan model beragam warna berbahan kain sutera dan kain "crepe".

Para model berlenggak-lenggok di atas "catwalk" menampilkan beragam model batik yang menjadi koleksi terbaru Batik Danar Hadi, dihiasi motif dan aksesoris ragam hias, geometris, dan batu aksesoris.

Managing Director Batik Danar Hadi Diana Santosa menjelaskan peluncuran koleksi terbaru itu sebagai salah satu upaya mempromosikan batik yang merupakan kekayaan budaya bangsa kepada masyarakat.

Ia mengatakan bahwa koleksi-koleksi terbaru Danar Hadi itu merupakan hasil padu padan batik dalam balutan desain modern sehingga membuat penampilan menjadi lebih "chic and stylish" (elok dan gaya).

"Koleksi-koleksi terbaru kami ini sudah dikenalkan di beberapa kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Solo, Surabaya, dan Semarang. Kalau seperti ini, penampilan kan lebih 'chic and stylish'," tukasnya.

Pemilihan bahan, kata dia, memang sengaja menggunakan kain sutera dan kain "crepe" untuk menghadirkan kesan mewah dan elegan. Namun, tetap dinamis, praktis, simpel, dan cocok untuk segala aktivitas.

Pada koleksi terbarunya, Batik Danar Hadi juga menghadirkan busana dengan tampilan sederhana untuk acara santai dihiasi motif tribal atraktif dan warna-warna cerah yang mampu menyulap penampilan.

Ada pula koleksi busana karya Chossy Latu dengan konsep "tropical" yang dinamis dengan menghadirkan nuansa hitam-putih bermotif batik tradisional, seperti kawung, parang, maupun bunga-bunga.

Branch Manager Batik Danar Hadi Welly Eko Wibowo mengatakan bahwa koleksi bertema "Tribal Fusion" itu terinspirasi dari keberadaan candi yang menjadi salah satu peninggalan sejarah Nusantara.

Sebenarnya, kata dia, bergaya dengan batik tidak hanya terbatas pada acara-acara resmi, tetapi juga bisa diandalkan pada berbagai model busana sesuai dengan konsep acara yang akan dihadiri. (AY)

.

Categories:Fesyen,
Tags:fesyen,