Aher, Soal Sumedang Segera Tetapkan Wakilnya

Aher, Soal Sumedang Segera Tetapkan Wakilnya

Aher: Wakil itu perlu, jadi harus segera ditetapkan oleh DPRD Sumedang (Foto: Ade)

Bandung - Mengomentari kasus korupsi yang dilakukan Bupati Sumedang, Ade Irawan saat menjabat menjadi Ketua DPRD Cimahi tahun 2011 dilontarkan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dengan santai. Aher sapaan akrab Ahmad Heryawan hanya menjawab untuk lebih jelasnya
serahkan saja ke proses hukum, gubernur bukan orang hukum, jadi nggak bisa banyak komentar.

Menurut pengakuan Aher, kalau memang Ade benar jadi tersangka sebaiknya DPRD Sumedang harus segera menetapkan wakilnya yang hingga saat ini belum ada.

"Wakil itu perlu, jadi harus segera ditetapkan oleh DPRD Sumedang, jika pak Ade Irawan terbukti benar korupsi mungkin dia akan dicopot. Sejauh ini percayakan saja kasusnya ke hukum, biar mereka yang urus bagaimananya," aku Ahmad Heryawan di acara De Syukron di Gedung Sate, Jumat (19/09/2014).

Aher menambahkan, secara strutur jika Wakil Bupati Sumedang sampai saat ini belum ada, maka PlT (Pelaksana Tugas) Bupati Sumedang bisa turun ke Sekda atau Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang.

"Kalau seperti sekarang wakil bupatinya ngga ada, biasanya PlTnya turun ke Sekda," tambahnya.

Kejati Jabar menetapkan Ade Irawan sebagai tersangka pada Rabu kemarin (17/9/2014). Ade diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi perjalanan dinas DPRD Cimahi pada 2011, di mana saat itu ia merupakan Ketua DPRD. Kejaksaan Negeri Cimahi telah menetapkan sembilan orang tersangka ES, RT, RS, DAN, N, IN dan RMM serta EF dan NS, lalu kasus ini berlanjut hingga penyidikan di Kejati. Sejak Mei 2013 kasus ini terungkap karena laporan audit BPK tahun 2012 yang menemukan kelebihan dana pada total pengeluaran perjalanan dinas dewan tahun 2011 sekitar Rp 1,7 miliar.(Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,