Belasan Jiwa Mengungsi Akibat Puting Beliung

Belasan Jiwa Mengungsi Akibat Puting Beliung

ilustrasi

Sukabumi - Badan Penangulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mencatat ada belasan jiwa dari lima kepala keluarga yang mengungsi akibat bencana angin puting beliung di dua kampung.

"Untuk di Kampung Cisayar sebanyak 16 jiwa dari empat kepala keluarga dan sebanyak dua jiwa dari satu KK di Kampung Cireundeu, Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung mengungsi akibat rumahnya rusak akibat bencana puting beliung," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Usman Susilo di Sukabumi, Jumat (19/12/2014).

Menurut Usman, bencana yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, Jumat, (19/12) merusaka 28 rumah di Kampung Cisayar dengan rincian empat rumah rusak sedang dan 24 rumah rusak ringan. Kemudian di Kampung Cireundeu sebanyak 26 rumah rusak satu diantaranya rusak sedang dan yang lainnya rusak ringan.

Tidak ada korban jiwa pada peristiwa ini, namun belasan jiwa harus diungsikan ke tempat yang lebih aman seperti keluarga dan tetangganya karena rumahnya rusak sedang dan khawatir ambruk yang disebabkan hingga kini hujan deras masih turun di dua kampung itu yang berpotensi terjadi bencana susulan serupa.

"Untuk kerugian masih dalam penghitungan kami, relawan, Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Sukabumi, TNI dan Polri sudah di lokasi untuk membantu warga yang rumahnya menjadi korban bencana ini," tambahnya.

Ia mengatakan untuk bantuan sendiri belum bisa dikirim ke lokasi bencana, karena masih dilakukan pendataan terhadap jumlah warga yang rumahnya rusak, sehingga pada saat penyaluran bantuan darurat tersebut mencukupi.

Namun, pihaknya sudah berkoordinasi dengan lembaga terkait seperti dinas sosial untuk segera mengirimkan bantuan seperti makanan siap saji dan perlengkapan tidur untuk para pengungsi.

Diakuinya, wilayah Kabupaten Sukabumi merupakan daerah rawan bencana alam dan seluruh kecamatan yang terdiri 47 kecamatan kerap dilanda bencana puting beliung, banjir, tanah longsor, pergerakan tanah dan lain-lain, apalagi setiap hari turun hujan deras yang berpotensi terjadinya bencana.

"Kami juga mengimbau kepada warga untuk selalu waspada dan menyiagakan relawan dan TRC BPBD di daerahnya masing-masing untuk memantau kondisi kampung atau desanya," katanya. (AY)

.

Categories:Nasional,
Tags:bencana,