Cegah Anak Nonton TV Berlebihan

Cegah Anak Nonton TV Berlebihan

ilustrasi

Koba - Bupati Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, Erzaldi Rosman meminta kalangan orang tua mencegah anaknya menonton tayangan televisi berlebihan di rumah karena bisa mengganggu pertumbuhan dan perkembangan mereka.

"Anak-anak sekarang ini bukannya rajin belajar, tapi rajin nonton tayangan televisi apalagi tayangan yang tidak mendidik," ujarnya di Koba, Jumat (19/12/2014).

Ia menjelaskan, tayangan televisi yang tidak mendidik akan mempengaruhi karakter anak, apalagi tokoh yang berperan dalam tayangan itu lebih bersifat materi.

"Ini tugas kalangan orang tua di rumah untuk mencegah anaknya menonton televisi secara berlebihan sehingga lupa belajar dan aktivitas lainnya yang lebih positif," ujarnya.

Erzaldi mencontohkan, sinetron yang ada dalam televisi mengajarkan bagaimana menjadi orang kaya dalam waktu cepat dan jalan pintas.

"Ini ditiru anak-anak kita sehingga akhirnya terpengaruh dan menerapkan gaya tersebut dalam kehidupan sehari-hari," tuturnya.

Erzaldi menyarankan kepada para orang tua untuk mengontrol, mengawasi pertumbuhan dan perkembangan karena mereka merupakan aset masa depan keluarga, daerah dan bahkan mungkin bagi negeri ini.

"Orang tua mesti protektif terhadap anaknya, harus tahu pergi kemana dan berteman dengan siapa. Jadikan juga anak sebagai teman komunikasi setiap hari," ujarnya.

Menurut dia, perhatian dan kasih sayang orang tua terhadap anak itu sangat menentukan dalam perjalanan masa depan mereka.

"Ada orang tua yang serba cuek kepada anak, ada juga jarang berkomunikasi dengan anak karena sibuk dengan pekerjaan. Ini tidak baik bagi perkembangan psikologis anak," ujarnya. (AY)

.

Categories:Gaya hidup,
Tags:gaya-hidup,