Mantan Ketua KPK Jadi Komisaris bjb

Mantan Ketua KPK Jadi Komisaris bjb

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiqurrahman Ruki

Bandung - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiqurrahman Ruki, dan Ahmad Irfan menjadi Komisaris Utama dan Direktur Utama Bank Jabar Banten (BJB) dalam RUPS Luar Biasa 2014 bank pembangunan daerah itu.
 
"Pada akhir 2014 Bank BJB memiliki formasi lengkap di jajaran komisaris dan direksi, semoga BJB dapat melangkah lebih maju dan baik di tahun depan," kata Gubernur Jabar H Ahmad Heryawan sebagai pemegang saham terbesar BJB di Bandung, Sabtu (20/12/2014).
 
RUPS Luar Biasa 2014 Bank BJB pada Jumat (19/12) berlangsung alot dari pagi hingga malam hari dengan agenda perubahan anggaran dasar dan perubahan susunan pengurus.
 
"Kami berharap dengan bergabungnya Taufiqurrahman Ruki yang mantan Ketua KPK dan Ahmad Irfan menjadi Dirut yang baru bisa memberikan spirit untuk menjadikan Bank BJB lebih dinamis," katanya.
 
Sementara itu berdasarkan hasil RUPS Luar Biasa yang dihadiri oleh para pemegang saham Bank BJB, selain menetapkan Ahmad Irfan sebagai direktur utama, juga menetapkan enam direksi lainnya yakni Zaenal Aripin, Agus Gunawan, Nia Kania, Benny Santoso Fermiyanti dan Suartini. Ahmad Irfan sebelumnya menjabat sebagai direktur komersial.
 
Sedangkan dewan komisaris BJB yang baru, selain Taufikurahman Ruki sebagai komisaris utama, juga menetapkan dua komisaris yakni Wawan Ridwan (Sekda Jabar) dan Muhadi, serta empat komisaris independen yakni Ahmad Baraba, Yayat Sutaryat, Klemi Subiyantoro dan Rudhyanto Mudopo.
 
Bank BJB menambah satu direksi khusus yakni Direktur Kredit Mikro yang akan menangani bisnis mikro Bank BJB khususnya dalam penyaluran kredit ke sektor riil. Posisi direktur mikro kemungkinan besar akan ditempati Agus Gunawan yang sebelumnya merupakan Direktur Mikro Bank BTPN.
 
"Ada tambahan direksi menjadi enam, yakni direktur mikro. Penempatan akan dilakukan pekan depan. Kami mulai bekerja Senin (2 22/12)k," kata Irfan.
 
Irfan menyebutkan, dengan kelengkapan kepengurusan Bank BJB maka pihaknya kian optimistis dapat melalui tantangan ekonomi pada saat pertumbuhan ekonomi makro yang sedikit melambat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
 
Menurut dia, Bank BJB fokus pada pertumbuhan berkualitas dan berkelanjutan yakni dengan memperkokoh fundamental bank untuk mencapai kinerja yang lebih baik.
 
"Kami menargetkan pertumbuhan tahun 2015 di kisaran 17-18 persen," kata Ahmad Irfan.
 
Ia menyebutkan kondisi kinerja BJB per triwulan III 2014 mencatat laba Rp716 miliar dengan posisi aset Rp78,7 triliun. Dana pihak ketiga sebesar Rp64,7 triliun dan penyaluran kredit sebesar Rp49,2 triliun. (AY)
.

Categories:Bandung,
Tags:perbankan,