Kapolda Jabar dan Kapolres Bandung Tinjau Banjir

Kapolda Jabar dan Kapolres Bandung Tinjau Banjir

Kapolda Jabar dan Kapolres Bandung Tinjau Banjir

Bandung- Banjir yang semakin meluas di Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang mendapat perhatian serius dari Kapolda Jabar Irjen Pol Mochammad Iriawan. Bersama Kapolres Bandung AKBP Jamaludin, Kapolda melakukan pemantauan dengan menaiki perahu karet kebeberapa titik banjir, Minggu (21/12) di tiga kecamatan tersebut.

Salah satunya ke Kampung Cieunteung Kelurahan Baleendah. Kampung Cieuntang memang menjadi wilayah yang paling parah setiap tergenang banjir. Ketinggian air bisa mencapai tiga meter.?

?Kapolda mengatakan wilayah Kabupaten Bandung memang menjadi perhatian pihaknya karena merupakan daerah rawan bencana dan menduduki peringkat keempat nasional.

"Kami terus melakukan pemantauan dan menerjunkan personil dari Polda Jabar dan dibantu dari Brimob. Musim hujan ini memang sangat rawan bencana. Seperti yang terjadi di Kabupaten Bandung ini,"kata Kapolda.

Meski beberapa daerah di Jawa Barat rawan banjir, kata Iriawan, tapi untungnya sampai saat ini belum terlalu parah. Bencana banjir baru terjadi di Kabupaten Bandung dan Garut. Sedangkan beberapa daerah lainnya yang harus diwaspadai seperti Subang, sejauh ini masih relatif aman.

"Berdasarkan pantauan kami dan koordinasi yang terus dilakukan dengan pemerintah daerah, sampai sejauh ini bencana di Jabar tidak terlalu parah. Mudah-mudahan kondisi ini tetap terjaga serta bencana yang telah terjadi segera usai," ujarnya.

Terkait banjir yang biasa terjadi di Kampung Cieunteung dan lainnya lanjut Iriawan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemda setempat. Berbagai bantuan logistik dan personil telah diturunkan ke lapangan. Evakuasi terhadap warga korban banjir, kata dia terus dilakukan.

"Kami terus koordinasi dengan pemda setempat. Dan memang seharusnya di wilayah yang tergenang banjir seperti Cieunteung itu sudah tidak boleh ditempati. Relokasi juga sudah dilakukan, tapi warganya kembali lagi," Iriawan.

?Dari laporan yang diterimanya, lanjut Iriawan, saat ini terdapat kurang lebih  4000 warga yang mengungsi di tiga kecamatan yang terendam banjir. Ia mengimbau agar warga yang masih bertahan di pengungsian untuk segera mengungsi.

Selain menggunakan perahu karet, Kapolda dan rombongan pun melakukan pemantauan udara menggunakan helikopter Polda Jabar.(Ode)**

.

Categories:Bandung,