8.000 Rumah di Bandung Selatan Terendam

8.000 Rumah di Bandung Selatan Terendam

warga berusaha menerpbos banjir yang semakin tinggi di Jalan Anggadiredja Baleendah Kabupaten Bandung

Bandung - Sedikitnya 8.000 rumah kawasan Bandung Selatan terendam banjir, dengan ketinggian bekisar 0,5 meter hingga 2,5 meter. Lokasi banjir tersebar di beberapa alokasi antara lain di Dayeuhkolot, Baleendah, Andir serta Banjaran. 


Pantauan CikalNews.com di lapangan, hingga pukul 18.27 WIB Minggu (21/12) petang, kondisi Jalan Raya Baleendah Kabupaten Bandung masih terendam hingga setengah meter atau sepaha orang dewasa.

Asep AMD (42), warga Andir Kampung Jambatan, Desa Andir,  Kecamatan Baleendah,  Kabupaten Bandung mengatakan, banjir seperti ini tidak seperti biasanya melihat ketinggan air yang merendam rumah warga hingga keringgian 2,5 meter.

"Awalnya tidak seperti ini, tahun lalu saja paling 1,5 meter. Namun karena intensitas hujan yang tinggi jadi seperti ini, ditambah lagi dengan luapan sungai Cieunteung yang juga mengalami pendangkalan," ungkapnya kepada CikalNews.com dilokasi banjir, minggu petang.

Selain itu dirinya menjelaskan, pembangunan perumahan di daerah Baleendah diketahui menutupi saluran air dan kebanyakan tidak membuat gorong-gorong. 
"Ada bangunan perumahan semi permanen yang menutupi jalur saluran, dan masalah drainase pun kurang diperhatikan oleh pihak pengelola perumahan tersebut," jelasnya.

Dalam menghadapi banjir ini, pemerintah dan TNI Polri Kabupaten Bandung mempersiapkan puluhan perahu karet untuk mengevakuasi warga setempat.
Apabila malam ini hujan lagi tentunya intensitas air akan makin tinggi. "Perahu dayung dan karet telah diturunkan oleh pemerintah dibantu TNI Polri, dan sampai hari ini ada 15 - 20," paparnya.

Hingga berita ini ditirunkan pukul 20.18 WIB kondisi air yang tadinya surut kini mengalami ketinggian hingga 1,5 meter di Jalan Raya Baleendah Kabupaten Bandung. Pasalnya hujan deras kembali mengguyur lokasi banjir tersebut petang ini. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,