BSC Kembangkan Kreativitas Anak Bandung

BSC Kembangkan Kreativitas Anak Bandung

Arvin CEO BSC, saat diwawancarai. (Foto : ADE)

Bandung - BSC (Bandung Screen College) yang diluncurkan mulai 11 Desember 2014 di Kota Bandung, mempunyai tujuan menjadi pusat jejaring Screen Community College di Indonesia. Saat ini jejaring ini telah diinkubasi di Bali dan Banyuwangi, Jawa Timur.

Menurut Branch Manager BSC Adi Raksanagara, BSC cocok hadir di Kota Bandung, karena kota ini menjadi pusatnya industri kreatif di Indonesia.

“Harapannya Bandung jadi salah satu titik pusat di Nusantara. Di sini kan gudangnya orang-orang kreatif di Indonesia. Yakinlah dengan animo yang sudah mendaftar ke lembaga kami, akan lahir karya screen yang berkualitas nasional bahkan internasional”, ujar Adi Raksanagara, di kantor BSC, Jl. Soekarno Hatta No. 378, Kota Bandung Minggu (21/12/2014).  

BSC Selain menyelenggarakan berbagai short program di bidang Contentpreneur dan Screen Entrepreneurship, juga menyelenggarakan diklat pengembangan kreatifitas bagi anak-anak yang disebut Kids Filmmaker Lab.

Juga mengembangkan program unggulan antara lain English Action, Night Acting Class,  Islamic Studio, Mobile Content, School Studio, Rumah Scriptwriter, dll. BSC pun secara berkala menyelenggarakan project pitching dan panel bagi komunitas yang berkaitan dengan profesi perfilman mulai dari pra produksi, produksi sampai pasca produksi.

“Apapun yang berhubungan dengan dunia screen, silahkan hubungi kami”, papar Adi Raksanagara, yang juga otak penggerak radio Bobotoh FM Bandung.

Sementara CEO BSC Arvin Miracelova mengatakan, aktivitas BSC  saat ini selain menyelenggarakan diklat untuk screen content juga sedang menggarap beberapa project. Yakni  di bidang Mobile TV provider, IPTV provider, Smart TV provider, Satelit FTA, Cable TV Operators,  termasuk jaringan Cinema Rakyat Communitywood.

“Nah, soal Communitywood ini, idealisasinya kami ingin mendobrak hegemoni Hollywood dan Bollywood yang sekarang merasuk di masyarakat Indonesia”, papar Arvin.

Sejak 2007, Arvin  telah menggarap screen content puluhan TV Lokal, TV Nasional, dan jaringan TV di Eropa dan Amerika. Bandung Screen College dinaungi oleh LPBAI (Lembaga Pendidikan Bisnis Administrasi Indonesia) dan STDC (Screen Talents Development Center). Lembaga ini dikembangkan untuk membangun industri konten berbasis komunitas. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,