Hari Ibu Momentum Tekan Angka KDRT

Hari Ibu Momentum Tekan Angka KDRT

Netty Heryawan saat diwawancarai wartawan. (Foto : ADE)

Bandung – Ketua PKK Jawa Barat Netty Heryawan mengaku prihatin atas kasus KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga), yang selalu ada dalam setiap tahunnya. Peringatan Hari Ibu ke-86 ini harus dijadikan momentum untuk melakukan perubahan dalam perlindungan perempuan dan anak.

Menurut Netty, angka kekerasan KDRT dan kekerasan anak di Jawa Barat terbilang cukup tinggi. “Dari data yang dihimpun Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak, hampir saja ada aduan tindak kekerasan yang dilakukan laki-laki dalam setiap harinya,” aku Netty di acara peringatan Hari Ibu Ke-86 di Halaman Gedung Sate, Jl. Diponegoro Kota Bandung, Senin (22/12/2014).

Netty menambahkan, keadaan ini diperparah dengan maraknya tindakan pelecehan seksual kepada anak dan penyiksaan para PRT (Pembantu Rumah Tangga) oleh para majikan. Ini adalah bukti, pemerintah masih kurang perhatian dan melindungi hak dan kewajiban kaum perempuan di Indonesia.

“Peran ibu saat ini sangat berat, selain harus menjadi ibu rumah tangga, mendidik anak, dan membimbingnya juga harus melindungi anak dari pengaruh buruk lingkungan. Ancaman kejahatan kepada anak selalu saja mengintai seperti kekerasan seksual, yang kerap terjadi di beberapa daerah di Jawa Barat,” tambahnya.

Peringatan Hari Ibu ke-86 harus dijadikan spirit untuk meningkatkan peran ibu dalam memberikan perlindungan kepada anak dan keluarganya. Selain itu peran ibu atau perempuan dalam dunia modern harus bisa beremansipasi guna memberikan sumbangsih yang berarti bagi bangsa. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,