Kaji Ulang Larangan Mobil Plat B Masuk Bandung

Kaji Ulang Larangan Mobil Plat B Masuk Bandung

Bandung – Beredarnya isu larangan kendaraan berplat B untuk masuk atau
datang ke Bogor dan Bandung dinilai cukup berlebihan. Menurut Wakil
Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, kebijakan larangan plat B untuk
datang ke Bandung ataupun Bogor perlu dikaji ulang.

Deddy Mizwar mengatakan, kebijakan ini perlu dikaji ulang karena akan
berdampak bagi menurunnya pendapatan ekonomi daerah. “Hal ini perlu
dipikirkan ulang, soalnya Walikota Bogor menganggap pemasukan
pendapatan daerah akan berkurang jika peraturan plat B dilarang ke
Bogor diberlakukan. Begitu juga di Bandung, kita setiap akhir pekan
dibanjiri wisatawan dari Jakarta,” aku Deddy Mizwar di Bandung, Sabtu
(20/09/2014).

Dia  menambahkan, jika pelarangan kendaraan berplat B masuk ke suatu
daerah itu bisa merugikan warga. “Iyalah pasti warga bisa rugi,
soalnya pendapatan mereka bisa berkurang, karena masyarakat ada yang
buka warung dan berjualan jika banyak wisatawan dari Jakarta datang,”
tambahnya.

Kebijakan pelarangan itu harusnya dilihat dari sarana dan prasarana
pendukung. Beberapa tahun ke depan pembangunan jalur Puncak II dan
ruas Tol Bocimi (Bogor – Cianjur – Sukabumi) segera dilaksanakan.

Belum lagi di Kota Bandung, Pemprov Jabar tengah fokus mewujudkan moda
transportasi massal berbasis monorel. Selain itu rencana pembangunan
BUTR (Bandung Urban Toll Road) pun terus dimatangkan, hal itu
setidaknya bisa mengurangi kemacetan dan meningkatkan pendapatan
masyarakat. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,