Marseille Kalahkan Lille 2-1

Marseille Kalahkan Lille 2-1

ilustrasi

Paris- Penyerang Belgia Michy Batshuayi mencetak gol penentu kemenangan ketika Marseille mengalahkan Lille dengan skor 2-1 pada Senin (22/12/2014) WIB, untuk memastikan mereka akan menutup tahun dengan memuncaki klasemen pada Natal, sekaligus mengungguli Lyon yang menang 5-0 atas Bordeaux.

Batshuayi mengamankan kemenangan kandang beruntun kesembilan Marseille, laju paling impresif mereka di Stade Velodrome sejak 1990/1991, setelah Idrisa Gueye membatalkan gol bunuh diri Nolan Roux yang membawa tuan rumah unggul.

Marseille, yang terakhir kali dimahkotai gelar juara pada 2010, merebut gelar simbolis "Juara Musim Gugur" dengan keunggulan dua angka atas Lyon, yang meneruskan laju impresif mereka dengan menghancurkan Bordeaux pada Minggu malam.

Lyon menggeser juara bertahan Paris Saint Germain, yang tertinggal tiga angka dan berada di peringkat ketiga setelah bermain imbang 0-0 dengan Montpellier pada Sabtu, di mana Saint-Etienne berada di peringkat keempat setelah menang 3-0 atas Evian pada Minggu sore.

Batshuayi, yang hanya tampil sebagai pemain pengganti di liga sejak didatangkan dari Standard Liege pada musim panas, diberi tempat di tim oleh pelatih Marcelo Bielsa setelah Dimitri Payet dituding kurang serius saat latihan.

Dan pemain internasional Belgia U-21 itu memperbesar peluangnya untuk tampil lebih sering pada pertandingan yang disaksikan 62.048 penonton di Velodrome.

"Saya khususnya bertekad agar kami memenangi pertandingan ini, sebab selama lima bulan para pemain ini telah memberikan begitu banyak usaha, maka untuk finish dengan kemenangan yang layak di kandang sendiri merupakan penghargaan bagi mereka," kata Bielsa, yang menepis pembicaraan mengenai perseteruan dengan Payet.

Pemain Prancis itu telah menjadi salah satu pemain penting Marseille dalam beberapa pekan terakhir sebelum secara mengejutkan dipulangkan untuk menjalani liburan Natal dengan lebih awal.

"Tidak ada hal istimewa yang terjadi. Saya hanya memutuskan untuk memilih pemain lain pada hari ini, dan saya tidak pikir sangat penting bagi dia untuk berada dalam tim yang berisi 18 pemain." Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-32 ketika Roux, yang berupaya menyapu tendangan sudut Florian Thauvin, hanya membantu memasukkan bola ke gawangnya sendiri.

Sepakan Andre Ayew dapat disapu sebelum melewati garis oleh Simon Kjaer, sebelum Guaye lolos tanpa mendapat hukuman kartu setelah menyikut wajah Mario Lemina.

Pemain internasional Portugal itu memaksimalkan keberuntungannya dengan menyamakan kedudukan pada menit ke-60, melalui tembakan dari tepi kotak penalti yang menaklukkan kiper Steve Mandanda dengan bantuan sedikit perubahan arah bola.

Bagaimanapun, tuan rumah membuat para penggemar Marseille - yang sebagian besar mengenakan topi Santa - berada dalam kegembiraan besar pada menit ke-69, ketika Batshuayi mengecoh pengawalnya dan melepaskan tembakan kaki kanan yang tidak dapat dihalau Enyeama.

"Saya berhutang sangat besar kepada pelatih yang telah mempercayai saya, dan memberi saya peran di tim inti," kata Batshuayi (21).

"Ini merupakan klub yang memiliki hati saya dan ketika saya mencetak gol, saya mengeluarkan semua emosi yang berada dalam diri sejak saya bergabung. Saya pikir saya telah mengambil langkah maju pada hari ini." Lacazette pimpin Lyon Sementara itu, Lyon menorehkan empat kemenangan beruntun di liga untuk mengungguli PSG ketika mereka menaklukkan Bordeaux di Stade Chaban-Delmas, yang dipimpin oleh Lacazette. (AY)

.

Categories:Sepak bola,
Tags:sepak-bola,