Bupati KBB, Waspadai Derah Rawan Perbukitan

Bupati KBB, Waspadai Derah Rawan Perbukitan

Abu Bakar, Bupati Bandung Barat saat diwawancarai wartawan. (Foto : ADE)

Bandung – Bupati Bandung Barat, Abu Bakar mengakui bahwa wilayahnya terbilang cukup rawan bencana saat musim penghujan datang, Kabupaten Bandung Barat terkenal sebagai daerah yang rawan bencana tanah longsor atau juga banjir. Beberapa hari lalu di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung ruas jalan sempat terputus karena terjadi tanah longsor.

 

Menyikapi hal tersebut, Bupati Bandung Barat, Abu Bakar menghimbau kepada seluruh warga yang tinggal diperbukitan untuk waspada bencana tanah longsor.

 

“Saya memprediksi curah hujan saat ini akan meningkat hingga Januari mendatang, maka dari itu saya menghimbau kepada seluruh warga yang tinggal disekitar permukitan untuk waspada dan siaga bencana tanah longsor. Curah hujan tinggi cukup meningkatkan potensi tanah lonsor,” seru Abu Bakar di halaman Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Senin (22/12/2014)

 

Abu Bakar menambahkan, Kabupaten Bandung Barat termasuk kawasan yang mempunyai wilayah Kecamatan dengan rentan pergerakan tanah.

 

“Jadi saya sudah menghimbau kepada seluruh Camat di Bandung Barat untuk memantau wilayahnya saat musim hujan datang dengan intensitas tinggi. Bencana di KBB kebanyakan bencana tanah longsor, jadi ini harus mendapat perhatian serius dengan menempatkan tim reaksi cepat pemantau pergerakan tanah,” tambahnya.

 

Daerah yang cukup rawan terhadap bencana di Kabupaten Bandung Barat tersebar di beberapa Kecamatan seperti ; Cililin, Cipongkor, Cikalong Wetan, Cipendeuy, Rongga, dan beberapa daerah lain. Di Desa Mukapayung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat pada tahun lalu telah terjadi longsor yang menyebabkan puluhan orang tewas dan ratusan rumah hancur, kejadian ini harusnya menjadi pelajaran yang bernilai bagi Pemerintah Kabupaten Bandung Barat ke depan.(Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:kab-bandung,