36 Ribu Rumah Terendam

36 Ribu Rumah Terendam

Evakuasi warga terkena banjir di Kecamatan Baleendah, Selasa (23/12)

Bandung- Banjir yang merendam Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot, dan Bojongsoang semakin meluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mencatat sedikitnya 36 ribu rumah terendam banjir, dan 6.300 orang warga mengungsi di beberapa titik pengungsian.

Sementara itu, berdasarkan pantauan Cikalnews.com, banjir yang melanda Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot, dan Bojongsoang terpantau semakin meluas. Akses jalan menuju Kecamatan Dayeuhkolot telah tertutup genangan air.?

?Jalan Terusan Moch Toha hingga Jalan Raya Dayeuhkolot telah tergenang air dan tak bisa dilalui kendaraan. Selain itu Jalan Terusan Bojongsoang yang kemarin masih bisa dilalui, kini juga telah tergenang air setinggi 50 sentimeter.

?Warga Dayeuhkolot yang akan keluar harus menggunakan perahu dan delman menerobos genangan air. Hujan turun sepanjang malam membuat luapan Sungai Cikapundung dan Sungai Citarum meluas.

?Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung, Marlan mengatakan, kondisi saat ini jumlah rumah yang tergenang banjir terus bertambah. Hujan deras membuat banjir semakin meluas dan menggenangi sekitar 36 ribu rumah.?

"Hasil pendataan kami sementara, rumah yang tergenang banjir di tiga kecamatan ada sekitar 36 ribu rumah terendam. Terus bertambahnya jumlah yang terendam ini,karena daerah yang semula tak pernah kena sekarang terendam juga," kata Marlan melalui ponselnya, Selasa (23/12/2014).

?Marlan menambahkan, semua akses jalan menuju Kecamatan Dayeuhkolot tertutup genangan air. Hanya bisa dilalui kendaraan besar, karena air cukup besar.

?"Aksesnya hanya bisa melalui Jalan Terusan Bojongsoang. Itu juga hanya kendaraan besar karena ketinggian air sudah 50 centimeter," ujarnya.

Dengan semakin meluasnya banjir ini, lanjut Marlan, saat ini jumlah pengungsi dari tiga kecamatan ini terus bertambah. Yakni sekitar 6.300 orang. Mereka mengungsi di sejumlah titik pengungsian. Pihaknya bersama  unsur Basarnas, Tagana, TNI dan Polisi terus melakukan evakuasi. Karena ketinggian air semakin bertambah dan banjir terus meluas.?

?"Untuk evakuasi sudah dilaksanakan. Warga yang bertahan di rumah sejak semalam sudah kami minta untuk mengungsi," ujarnya. (AY)

.

Categories:Bandung,