Baleendah Tanggap Bencana

Baleendah Tanggap Bencana

ilustrasi

Bandung - Status tanggap bencana sudah mulai dilakukan untuk wilayah Baleendah Kabupaten Bandung. Pasalnya volume air akibat banjir kini naik menjadi 3 meter lebih.  Atap-atap rumah warga bertingkat 1 di wilayah Kampung Andir, Kampung Muara Baru hingga Kampung Cibadak Baleendah, sudah terendam dan tidak terlihat.

Pantauan CikalNews.com di lapangan, hal tersebut terjadi karena disebabkan hujan deras yang muncul tadi malam, dan ternyata hujan tersebut berbarengan dengan hujan di beberapa daerah yang dapat berimbas banjir ke daerah tersebut yaitu Pangalengan, Arjasari, dan Majalaya.

Jalur akses jalan jembatan besar arah Dayeuhkolot yang merupakan jalan alternatif dan  biasa digunakan warga tidak bisa digunakan, karena  Dayeuhkolot pun mengalami hal yang sama. Sebab air setinggi dada orang dewasa menutupi jalan ini. Baleendah bagaikan kota mati, warga tidak bisa berbuat apa-apa selain pasrah dan menunggu hingga air surut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD pun telah menyiapkan bantuan bagi warga di penampungan dan warga yang masih bertahan. Seperti diketahui memang masih banyak yang tertahan di rumahnya, dan membutuhkan ransum makanan. Rencananya hari ini akan didistribusikan dari lurah ke RT dan RW setempat.

Namun masih banyak yang dibutuhkan warga selain ransum makanan. Sebab mereka juga membutuhkan obat-obatan, karena di saat banjir seperti ini penyakit rentan menular ke masyarakat. (AY)

.

Categories:Bandung,