Gubernur Khawatir IRT Banyak Terkena HIV

Gubernur Khawatir IRT Banyak Terkena HIV

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan saat jumpa Pers. (Foto : ADE)

Bandung – Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan merasa khawatir akan peningkatan jumlah penderita HIV- AIDS di Jawa Barat yang kian tahun terus meningkat. Pada tahun 2013 jumlah kasus HIV-AIDS di Jawa Barat mencapai 2.186 dan terus meningkat menjadi 2.799 di tahun berikutnya.

 

Menurut Ahmad Heryawan, kasus HIV-AIDS di Jawa Barat lebih didominasi oleh kaum heterosex yang suka membeli seks diluaran.

 

“Sejak lima tahun ke belakang penularan HIV-AIDS di Jabar lebih cenderung banyak dilakukan kaum heterosex yang mencapai 67 %, sedangkan kasus narkoba suntik hanya 64 %. Ini berbeda karena semula penularan HIV-AIDS banyak terjadi akibat jarum suntik narkoba,” kata Ahmad Heryawan di Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Selasa (23/12/2014).

 

Dampak adanya kaum heterosex yang kerap membeli seks di luar memperparah peredaran virus HIV di masyarakat. Para suami yang sering jajan di luar justru beresiko tinggi menularkan virus HIV ke istri dan anaknya. Sekarang yang menjadi korban terbanyak yaitu IRT (Ibu Rumah Tangga) dan bayi yang dilahirkannya.

 

“Kasus ini sangat memprihatinkan, karena sekarang yang bisa tertular HIV-AIDS yaitu dari golongan IRT meski mereka tidak pernah free sex. Mereka dengan mudah bisa tertular HIV dari suami yang kerap beli sex. Anak tak berdosa pun bisa menjadi tertular HIV saat dilahirkan,” papar Aher sapaan akrab Ahmad Heryawan.

 

Untuk menjungjung nilai Hak Asasi Manusia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menekankan kepada seluruh Pemerintah Kota/Kabupaten untuk menghapus stigma negatif bagi penyandang HIV-AIDS dengan menghilangkan diskriminasi dalam kehidupan social bermasyarakat.(Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:aher,