Kapolres, Tersangka DK Masuk Jaringan Badri

Kapolres, Tersangka DK Masuk Jaringan Badri

Kepala Polres Sukoharjo AKBP Andy Rifai.(Foto:Net)

Sukoharjo - Kepala Polres Sukoharjo AKBP Andy Rifai mengatakan, tersangka berinisial DK (31) warga Kampung Gambiran Nomor C6, RT 02/RW14, Kelurahan Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, masuk jaringan Badri.

"Kami diberitahu Densus 88, bahwa DK ini, merupakan jaringan Badri yang ditangkap beberapa tahun lalu," kata Kapolres usai memimpin penggeledahan di rumah DK di Kampung Gambiran, Kelurahan Makam Haji, Kartasura, Sukoharjo, Selasa (23/12) malam.

Menurut Kapolres, tersangka DK ahli dalam merakit bom seperti Badri yang sudah ditangkap oleh pasukan Densus 88. Pihaknya sebelumnya telah diberitahu oleh pasukan Densus 88 bahwa akan ada penangkapan satu tersangka di wilayahnya. 

Pihaknya kemudian melakukan koordinasi dan dilakukan penangkapan terhadap tersangka usai sholat di Mesjid Isti Jabah yang letaknya tidak jauh dari rumah kontrakannya.

Tim Densus 88 berhasil menangkap tersangka saat keluar dari mesjid di kampung setempat, sekitar pukul 15.45 WIB. "Tersangka DK sudah dibawa oleh Densus 88 dan kini langsung dibawa ke Jakarta," kata Kapolres.

Aparat Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri bersama anggota Polres Sukoharjo sebelumnya melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris DK (31) di Kampung Gambiran Nomor C6, RT 02/RW14, Kelurahan Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Selasa malam.

Anggota Densus 88 dibantu Pasukan Gegana Brimob, dan Tim Inafis Polres Sukoharjo melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris yang bercat warna hijau tersebut dengan disaksikan oleh Ketua RW 14 Suwarno Waroto.

Polisi dalam melakukan penggeledahan sekitar satu jam dan mereka setelah menemukan sejumlah barang bukti kemudian dibawa dan meninggalkan lokasi. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,