15 Trayek Lumpuh, Retribusi Angkum Mandek

15 Trayek Lumpuh, Retribusi Angkum Mandek

Ilustrasi Foto(Net)

Bandung - Banjir yang menggenangi Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang selain merendam ribuan rumah juga melumpuhkan 15 trayek angkutan umum. Karena tak beroperasi, Pemerintah Kabupaten Bandung kehilangan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), karena tak adanya angkutan umum yang masuk terminal.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Teddy Kusdiana mengatakan, tak beroperasinya angkot tersebut karena akses yang biasa dilalui oleh 15 trayek terputus oleh banjir. Sehingga, para pengemudi lebih baik memarkir armadanya di garasi.

"Kalaupun tetap beroperasi, namun tidak optimal. Paling sampai titik banjir. Dan itu tidak  masuk ke dalam terminal. Dengan begitu, yah PAD-nya tidak bisa pungut," kata Teddy Kusdiana, Rabu (24/12) melalui ponselnya.

Oleh karenanya, kata Teddy potensi kehilangan (lost potention) PAD terjadi sekitar 2 persen, dari target retribusi angkutan umum tahun ini sebesar Rp 1,5 miliar.

"Kalau saja banjir ini terjadi lebih lama pastinya potensi kehilangan kami bisa lebih besar lagi. Karena sama dengan 80 persen pendapatan harian terminal hilang," ujarnya.

Meski terjadi lost potention, untungnya target raihan PAD sebesar Rp 1,5 miliar ini, hingga 23 Desember lalu  telah terealisasi sekitar 97persen.

"Apalagi menurut prediksi dari BMKG puncak musim hujan ini Januari. Yah kemungkinannya banjir bisa lebih lama lagi. Tapi mudah-mudahan saja bencana banjir ini segera usai," katanya.

Trayek yang terdampak banjir itu antara lain Majalaya-Rancaekek, Ciparay-Tegalega, Ciparay-Kebon Kalapa, Pangalengan-Tegalega dan Pangalengan-Kebun Kelapa karena lokasi terputus banjir di Andir-Dayeuhkolot.

Selain itu, trayek Palasari-Sayati terputus di Cangkuang Wetan. Taman Cibaduyut-Baleendah, Cibaduyut-Asem, Baleendah-Bojongmalaka-Cibaduyut dan Baleendah-Andir Rancamanyar Perbas terputus di Rancamanyar.

Trayek Soreang-Banjaran juga terputus di Kamasan. Baleendah-Kebonkalapa, Tegalega-Baleendah-Banjaran dan Baleendah-Dayeuhkolot terputus di Andir Dayeuhkolot.

"Untuk jalur yang terputus itu kami sudah koordinasi dengan Dishub Provinsi Jabar. Mereka siap memberikan bantuan bus angkutan gratis untuk membantu calon penumpang yang terlantar," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,

terkait

    Tidak ada artikel terkait