Urine Sopir Bus Diperiksa di Terminal

Urine Sopir Bus Diperiksa di Terminal

Hasil urine para supir umumnya negatif narkoba. (Foto : ADE)

Urine Sopir Bus Diperiksa di Terminal
 
Bandung - Petugas gabungan dari Badan Narkotika Nasional dan Dinas Perhubungan Provinsi Jabar memeriksa urine sopir angkutan umum bus di Terminal Leuwipanjang, Bandung.
 
Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan pada musim libur Natal dan Tahun Baru. Ketua Panitia Pelaksana Penyelenggara Angkutan Natal dan Tahun Baru Dinas Perhubungan Jabar M Abduh Hamzah di Bandung, Rabu (24/12/2014), mengatakan kegiatan rutin itu upaya menekan terjadinya kecelakaan yang disebabkan perilaku sopirnya yang sakit atau mengonsumsi obat dan zat terlarang.
 
"Ini salah satu cara antisipasi menekan angka kecelakaan, kita semua tentu ingin keselamatan lalu-lintas," kata Abduh.
 
Ia mengatakan pemeriksaan urine terhadap sopir itu bukan hanya dilakukan di terminal Kota Bandung saja, tetapi serempak seluruh kota/kabupaten di Jabar.
 
"Seluruh daerah ada Dishub masing-masing, semua serentak di terminal besar melakukan tes urine," katanya.
 
Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Jabar AKBP Dicky Sapta mengatakan pemeriksaan urine tersebut penting dilakukan untuk mengetahui sopir bebas dari zat berbahaya.
 
Menurut dia, sopir yang sehat dapat memberikan rasa aman dan nyaman serta dapat mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
 
"Pemeriksaan ini bertujuan untuk keselamatan penumpang yang akan berlibur merayakan hari raya Natal dan Tahun Baru," katanya.
 
Sopir yang menjalani pemeriksaan urine sebanyak 50 orang, selain urine diperiksa juga tensi darahnya.
 
Jika ketahuan tensi darah naik atau mengonsumsi zat berbahaya, petugas menyarankan sopir untuk tidak membawa bus.
 
Sementara hasil pemeriksaan tersebut belum diketahui atau menemukan indikasi sopir yang memakai narkoba atau zat berbahaya lainnya. (AY)
.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,