Ingat, Perda Dukung Ketahanan Pangan

Ingat, Perda Dukung Ketahanan Pangan

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan saat diwawancarai. (Foto : cikalnews/Ade)

Bandung – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengingatkan kepada para Bupati/Walikota, untuk memperhatikan persoalan ketahanan pangan. Sebab, masalah ini sudah dituangkan dalam Perda yang peruntukannya bagi Kota/Kabupaten di Jawa Barat. Yaitu pada Perda No. 27 Tahun 2010 yang menjelaskan, setiap Kota/Kabupaten harus menetapkan luas lahan pertanian pangan secara konsisten guna mendukung program ketahanan pangan.

 

Menurut Gubernur, jika Perda itu tidak bisa dijalankan dengan baik, ketahanan pangan dan konsumsi masyarakat di setiap Kota/Kabupaten bisa terganggu. Apalagi saat ini Indonesia banyak diserbu produk makanan dan minuman impor.

 

“Adanya lahan khusus yang disediakan pemerintah daerah untuk bertani bahan pangan, sangat mendukung program ketahanan pangan. Artinya setiap Kota/Kabupaten bisa menyediakan pangan sendiri tanpa tergantung pihal luar terutama asing,” kata Heryawan di Gedung Sate Kota Bandung, Kamis (25/12/2014).

 

Untuk menyukseskan ketahanan pangan Jawa Barat selain mensosialisasi Perda No. 27 Tahun 2010, setiap daerah agar menyediakan lahan pertanian pangan. Pemprov Jawa Barat juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mengonsumsi bahan makanan impor,  baik dalam bentuk sayur mayur, buah-buahan, daging, dan juga telur.

 

“Saya menghimbau masyarakat Jawa Barat agar lebih mencintai makanan dan minuman yang bahan bakunya dari dalam negeri. Lebih baik mengkonsumsi produk makanan lokal dari pada import. Di lingkup Pemprov Jabar saya juga sudah instruksikan agar setiap rapat tidak menyuguhkan makanan import, seperti buah atau makanan lainnya,” ungkap Aher sapaan akrab Ahmad Heryawan. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,