Ombak Besar di Perairan Riau Ancam Nelayan

Ombak Besar di Perairan Riau Ancam Nelayan

ilustrasi

Pekanbaru - Badan Meteorogi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Riau memprediksikan gelombang tinggi di wilayah pesisir Riau saat ini akan terus berlanjut hingga Januari 2015, dan kerena itu nelayan perlu mewaspadainya.
 
"Penyebab cuaca buruk di perairan Kabupaten Kepulauan Meranti dan Provinsi Kepulauan Riau akibat adanya tekanan rendah di Laut China Selatan, Kepulauan Natuna sehingga membuat sirkulasi angin yang menyebabkan gelombang tinggi mencapai enam meter di Pulau Tujuh, Kepri. Akibat dengan adanya gelombang tinggi di Pulau Tujuh, Natuna tersebut adalah gelomba setinggi 2,5 - 3 meter di perairan Meranti," kata Kepala BMKG Riau Sugarin di Pekanbaru, Kamis (25/12/2014).
 
Untuk itu, ia mengimbau kepada nelayan dan nakhoda kapal yang akan melaut agar lebih berhati hati dan selalu berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti Pol Air ataupun dengan BMKG setempat.
 
Menurut dia, potensi gelombang tinggi yang terjadi hingga Januari ini juga lebih dipengaruhi oleh cuaca ekstrem yang terjadi di sejumlah perairan Indonesia.
 
"Kemungkinan dengan adanya cuaca ekstrem di Laut Jawa juga akan mempengaruhi gelombang di perairan Kepulauan Meranti," ujarnya.
 
Lebih lanjut, Sugarin juga mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Kepulauan Meranti agar menginformasikan ancaman gelombang tinggi ini kepada masyarakat sekitar.
 
"Kemarin saya sudah berkoordinasi dengan Kapolres Meranti akan ancaman gelombang tinggi ini," ujarnya.
 
Sebelumnya diberitakan satu Kapal Motor Sri Ayu tenggelam di perairan Kabupaten Kepulauan Meranti pada Selasa (23/12) dini hari lalu , akibatnya seorang anak buah kapal (ABK) yang bernama Ijal hingga saat ini belum ditemukan.
 
Kapolres Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad mengatakan tenggelamnya kapal tersebut diduga akibat hantaman gelombang tinggi yang terjadi di perairan Meranti pada beberapa hari terakhir. (AY)
.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,