Pengungsi Korban Banjir Terus Bertambah

Pengungsi Korban Banjir Terus Bertambah

Korban Banjir di Pengungsian.(Foto:Net)

Bandung - Hujan deras yang terus menerus mengguyur dalam sepekan terakhir ini mengakibatkan banjir di Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang tak kunjung surut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat jumlah pengungsi yang berada di 30 titik meningkat menjadi 15.991 jiwa.

Kepala BPBD Kabupaten Bandung Marlan mengatakan, dari hasil pantauannya selama kurun waktu dua hari terakhir ketinggian air dilokasi banjir cenderung pasang surut. Pada Sabtu pagi hingga siang misalnya, ketinggian air berangsur surut, namun begitu hujan deras sore dan malamnya air mulai mengalami kenaikan.

"Kami juga masih memantau kondisi terbaru di lapangan, dan berharap warga tetap berada di pengungsian," kata Marlan, Minggu (28/12) melalui ponselnya.

Menurut Marlan, data terakhir jumlah pengungsi naik karena beberapa warga yang sebelumnya kembali ke huniannya cukup kesulitan membersihkan sisa lumpur yang mengendap.

Untuk jumlah rumah terendam, lanjut Marla, masih berkisar 36.000 unit di 3 kecamatan yang paling parah terdampak banjir.  Beberapa akses jalan yang sempat terendam, namun pada Minggu siang bisa dilalui kendaraan.

"Sejauh ini tetap ancaman banjir masih tinggi. Beberapa titik juga sebagian masih tergenang banjir. Kalau kemarin air surut antara 10 cm hingga 150 cm, tapi saat ini naik lagi," ujarnya.

Marlan menambahkan, untuk kondisi kesehatan para pengungsi banyak yang mengeluhkan beberapa penyakit. Di antaranya gatal-gatal, demam, dan beberapa penyakit lainnya.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan petugas pelayanan kesehatan di setiap pengungsian. Terkait kebutuhan logistik, tambah Marlan, hingga kini masih cukup memadai. "Pemerintah pusat, Pemprov, dan pemerintah daerah juga ikut membantu memenuhi kebutuhan," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,