Pemprov Gandeng Prancis Kembangkan Kereta Listrik

Pemprov Gandeng Prancis Kembangkan Kereta Listrik

Revitalisasi jalur kereta api bertujuan untuk mengurai kemacetan yang semakin parah. (Foto: Ade)

Bandung – Untuk mengembangkan alat transportasi massal, Pemprov Jabar tak tanggung-tanggung menggandeng Pemerintah Prancis dalam membuat proyek kereta api listrik. Rencananya kereta api listrik ini akan digunakan dalam reaktifasi jalur kereta yang sudah lama mati.
 
Menurut informasi Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, pembangunan kereta api listrik untuk awal akan dilakukan di jalur Cicalengka sampai Padalarang.
 
“Kita menargetkan sarana kereta api listrik ini sudah bisa dioperasikan pada tahun 2015. Baru dari situ ada pengembangan jalur lainnya,” ujar Ahmad Heryawan, Senin (22/09/2014).
 
Pemprov Jabar melakukan revitalisasi jalur kereta api bertujuan untuk mengurai kemacetan yang semakin parah di setiap kota di Jawa Barat. Dengan kereta api diharapkan beban lalu lintas di jalan raya bisa berkurang.
 
“Revitalisasi akan dilakukan di jalur kereta api Bandung – Cianjur – Sukabumi – Bogor, dan Rancaekek – Jatingangor – Tanjungsari dan jalur lainnya yang sudah tidak aktif. Sedangkan kalau jalur yang aktif dan potensial seperti Cicalengka – Padalarang kita akan lengkapi dengan KRL,” cetus Aher sapaan akrab Ahmad Heryawan.
 
Sedangkan untuk kereta api cepat, rencananya Pemprov Jabar akan bekerjasama dengan Pemerintah Jepang untuk mengembangkan kereta api cepat di jalur Jakarta – Bandung – Majalengka sebagai pendukung BIJB (Bandara Internasional Jawa Barat) Kertajati, Kab. Majalengka. Kereta api cepat ditargetkan dapat beroperasi tahun 2020, kereta api cepat ini bisa melaju dengan kecepatan maksimal 350 KM/Jam.(Ode)**
.

Categories:Bandung,