Uyong, Pembuat STNK Palsu Hanya Bisa Pasrah

Uyong, Pembuat STNK Palsu Hanya Bisa Pasrah

Sindikat Pemetik mobil & pembuat Stnk palsu di bekuk Polsek lengkong,Bandung.(Foto:TrisDoddy)

Bandung - Uyong (45) pria gempal salah satu anggota sindikat pencurian kendaraan bertugas memalsukan STNK kendaraan baik motor maupun mobil, hanya bisa menunduk pasrah ketika diberondong pertanyaan oleh awak media di Mapolsek Lengkong Kota Bandung, Senin (29/12/2014) ssiang.

Dirinya mengaku, keuntungan yang diperolehnya dalam membuat STNK palsu tersebut sebesar 400 ribu, dan tersangka mengaku baru dua bulan melakukan perbuatan tersebut.

"Dari satu STNK saya dapat 400 ribu rupiah, kalau ke orang orang yang mau bikin nawarinnya STNK motor 800 ribu rupiah, sedangkan untuk STNK mobil 1.800 rupiah," akunya.

Dia menjelaskan, untuk pembuatan STNK biasa membuat sendiri dengan bantuan peralatan seperti laptop, yang sudah terhubung dengan internet dan printer. Dalam waktu satu jam dirinya sudah bisa mencetak STNK palsu, yang secara kasat mata terlihat seperti STNK asli.

"Bahan kertasnya disama-samain aja, untuk logo, huruf dan lambang hologram bisa cari di internet," paparnya.

Kini, Uyong dan kelima tersangka lainnya harus merasakan dinginnya lantai hotel Prodeo Mapolrestabes Lengkong Kota Bandung. A atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 23 ayat 1e, 2e KUHPidana, tentang tindak pidana pemalsuan surat surat dengan ancaman hukuman penjara 6 tahun.

Untuk beberapa rekan tersangka yang lain seperti Agus, Budi, Duriat, Adi diganjar Pasal 363 ayat 4e, 5e KUHPidana, tentang tindak pidana pencurian dan pemberatan dengn ancaman hukuman 7 tahun Penjara. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:kriminal,