Basarnas Pindahkan Posko ke Pangkalan Bun

Basarnas Pindahkan Posko ke Pangkalan Bun

Ilustrasi Foto.(Foto:Net)

Pangkalpinang - Badan Sar Nasional sore ini memindahkan posko taktis yang berada di Bandara Depati Amir Pangkalpinang ke Pangkalan Bun, Pangkalanbun,ibukota Kabupaten Kotawaringin Barat, provinsi Kalimantan Tengah.

"Posko taktis yang ada di Pangkalpinang sore ini juga langsung kami pindahkan ke Pangkalan Bun karena sudah bisa dipastikan 95 persen lokasi itu merupakan tempat ditemukan serpihan pesawat," ujar Deputi Potensi SAR, Marsekal Muda TNI Sunarbowo Sandi, Selasa (30/12/2014).

Ia mengatakan, dirinya sebagai komandan posko juga direncanakan sore ini akan langsung merapat ke posko yang ada di Pangkalan Bun.

"Kalau memungkinkan, sore ini saya akan langsung merapat ke posko yang ada di Pangkalan Bun. Kalau tidak memungkinkan, paling lama besok pagi kami merapat kesana," ungkapnya.

Ia menyebutkan, jarak tempuh dari Pangkalpinang ke Pangkalan Bun kurang lebih sejauh 310 km. Sedangkan jarak lokasi ditemukannya serpihan ke Pangkalan Bun kurang lebih sejauh 90 mill.

"Nanti saya akan merapat ke Pangkalan Bun menggunakan pesawat CN 235 milik TNI AL bersama dengan sembilan penyelam dari paska," ujarnya.

Air Asia dengan nomor penerbangan QZ 8501 itu hilang kontak di perairan Pulau Belitung dengan titik koordinat 03.22.46 LS dan 108.50.07 BT.

Pesawat membawa sebanyak 155 orang penumpang, dimana 16 orang di antaranya adalah anak-anak dan seorang bayi.

Pesawat berangkat dari Bandara Juanda Surabaya pada pukul 05.12 WIB dan sejak itu terus mengikuti jalur penerbangan yang sebelumnya telah ditetapkan.

Pada pukul 06.12 WIB pesawat masih terlacak di ATC Jakarta dengan ketinggian 38.000 kaki dan pada pukul 06.18 WIB hilang pantauan dari radar dan dinyatakan hilang. (AY)

.

Categories:Nasional,
Tags:kecelakaan,