Polda Genjot Kinerja Samsat pada 2015

Polda Genjot Kinerja Samsat pada 2015

Kapolda Jabar, Irjen Pol. M. Iriawan saat diwawancarai pers. (Foto : ADE)

Bandung - Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan menyatakan akan memunculkan berbagai inovasi untuk menggenjot peningkatan kinerja layanan Samsat pada 2015 guna memudahkan pelayanan kepada masyarakat.
 
"Sejumlah inovasi akan diterapkan untuk memperkuat Samsat kita (Jabar), terkahir kami meluncurkan e-Samsat yakni perpanjangan pajak tahunan melalui ATM Bank BJB, tanpa bersentuhan langung dengan petugas," kata Kapolda Jabar pada paparan akhir tahun 2014 di Mapolda Jabar, Selasa (30/12/2014).
 
Ia menyebutkan, pelayanan Samsat di wilayah Polda Jabar telah meraih sertifikat ISO 9001:2008 dan IWA-4 (International Working Agreement 4) pada pelayanan BBNKB, Pajak Kendaraan Bermotor, SWDKLLH, BIT dan pengesahan STNK dalam menjamin kepastian waktu, biaya dan produk secara transparan dan akuntabel.
 
"Sertifikasi ISO itu bagi 23 unit pelayanan Samsat di wilayah Polda Jabar. Sehingga layanan prima Samsat merupakan target kami dan akan terus dilengkapi dengan inovasi baru," kata Kapolda.
 
Terkait program layanan e-Samat Jabar, menurut dia untuk memudahkan dalam proses pembayaran pajak kendaraan bermotor dan SWDKLLJ pada proses regident kendaraan bermotor dan pengesahan STNK tahunan seara elektronik melalui ATM Bank BJB.
 
Pihaknya juga melengkapi dengan penambahan unit pelayanan Samsat Outlet KCP Bank BJB sebanyak 13 unit.
 
"Bagi kendaraan berplat nomor wilayah Jabar, bisa bayar pajak tahunan di mana saja melalui ATM," kata Kapolda.
 
Sementara itu terkait raihan sertifikasi ISO 9001:2008 menurut Wakil Direktur Lalu Lintas AKBP Prahoro Tri Wahyono menyebutkan merupakan pantuan kerja yang menjamin kepastian waktu layanan, biaya dan transparansi.
 
"Melalui standard kerja itu maka kepastian waktu, biaya dan transparansi wajib dilakukan dalam pelayanan," kata Prahoro.
 
Ia mencontohkan waktu layanan pendaftaran kendaraan baru 120 menit, kemudian layanan mutasi 180 menit, pendaftran STNK kendaraan bermotor 120 menit dan lainnya.
 
Selain itu juga ada kepastian biaya yang harus disetorkan oleh masyarakat yang tertera secara transparan di setiap ruangan pelayanan di setiap Samsat.
 
"Semua biaya wajib tertera di ruangan pelayanan sehingga ada transparansi, prosedurnya juga harus sesuai urutan. Dengan tertib itu maka pelayanan bisa cepat, tansparan dan prima," kata Prahoro.
 
Selain itu peningkatan layanan fungsi lalu lintas, juga dilakukan peningkatan kualitas standarisasi pelayanan seperti pelatihan taktik dan teknik pengawalan VIP dan VVIP, pelatihan input data online hasil penindakan pelanggaran dan tatra cata penindakan pelanggaran serta program safety driving.
 
"Salah atu upaya adalah sosialisasi keselamatan berlalu lintas di sekolah, termasuk melarang pelajar di bawah 17 tahun berkendaraan sepeda motor ke sekolah karena secara psikologis mereka belum siap berkendaran sendiri," kata Wadirlantas Polda Jabar itu menambahkan. (AY)
.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,