Pencarian Korban Oryong 501 Masih Dilakukan

Pencarian Korban Oryong 501 Masih Dilakukan

Ilustrasi Foto.(Foto:Net)

Jakarta - Menteri Luar Negeri Retno Lestari ucapkan  terimakasih kepada Pemerintah Korea Selatan atas upaya serta komunikasi intensif dalam menangani para korban asal Indonesia  yang selamat dalam tragedi kecelakaan Kapal Oryong 501 milik Korea Selatan di Laut Bering, Rusia beberapa waktu lalu.

Retno mengatakan bahwa saat ini masih ada jenazah ABK asal Indonesia yang sedang diinvestigasi.

“Ada 14 jenazah ABK asal Indonesia di Busan yang masih menjalani investigasi”, ungkap Retno saat serah terima korban tragedi tersebut kepada keluarga di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri RI Jl. Penjambon No. 6 Jakarta Pusat, sesuai rillis yang diterima CikalNews.com Rabu (31/12/2014).
 
Agar lebih mengintensifkan indentifikasi korban, pemerintah telah mengirimkan Tim DVI Indonesia yang saat ini sudah sampai di Busan dan telah sudah bergabung dengan Tim DVI Korsel.
 
Dalam serah terima tersebut turut dihadiri Wakil Menteri RI dan jajarannya, Duta Besar Korea Selatan, serta Kepala/Perwakilan BNP2TKI ini

Retno pun menambahkan hingga saat ini pencarian korban masih terus dilaksanakan, namun terdapat beberapa kendala seperti cuaca buruk.

"Pemeritah Indonesia telah melakukan pertemuan dengan perusahaan pemilik kapal untuk membicarakan mengenai hak-hak dari para karyawan yang menjadi korban kecelakaan agar dapat terpenuhi," paparnya.

Diberitakan sebelunya Ketiga orang ABK WNI Kapal Oryong 501 tiba, dengan menggunakan pesawat Garuda Airways GA 879. Naryanto, Wanto, dan Teguh adalah tiga ABK asal Indonesia yang selamat dari insiden tenggelamnya Kapal Oryong 501 di laut Bering, lepas pantai Chukotka Peninsula, Rusia pada 1 Desember 2014 lalu.
 
Dalam insiden tersebut, 14 ABK Indonesia telah ditemukan meninggal dunia, sementara 18 ABK Indonesia lainnya belum ditemukan hingga saat ini. Kapal milik Sajo Industries tersebut mempekerjakan 60 orang ABK dan 35 orang diantaranya asal Indonesia.(Ode)**

.

Categories:Internasional,
Tags:kecelakaan,