Pendaki Asal Bekasi Hilang di Gunung Kerinci

Pendaki Asal Bekasi Hilang di Gunung Kerinci

Ilustrasi Foto.(Net)

Padang Aro  - Sebanyak 13 tim dikerahkan untuk mencari seorang pendaki yang masih hilang di Gunung Kerinci, yang berada di perbatasan Sumatera Barat (Sumbar) dan Jambi.

Pendaki asal Bekasi, Jawa Barat, Setiawan Maulana (22), hingga hari kelima pencarian belum ditemukan.

Kepala Seksi pengelolaan Taman Nasional (SPTN) I Sungai Penuh Agusman, saat di hubungi dari Padang Aro, Rabu (31/12/2014), mengatakan 13 tim tersebut terdiri dari Basarnas Sumbar, Walhi, kelompok pecinta alam setempat serta kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sungai Penuh.

"13 tim tersebut mulai melakukan pencarian sejak Senin (29/12), sedangkan pada hari pertama dan kedua hanya dilakukan oleh petugas Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) setempat juga ada relawan dari berbagai pihak yang ikut dalam pencarian Setiawan Maulana," ujarnya.

Dia menyebutkan pencarian Setiawan Maulana, warga Bekasi, terkendala akibat cuaca buruk di puncak sehingga tim pencari tidak bisa bergerak.

"Saat ini petugas masih menunggu di selter II dan saat cuaca membaik maka pencarian akan dilanjutkan kembali," tambahnya.

Kondisi di selter II atau tempat tim menunggu, katanya, terjadi badai dan awan yang tebal sehingga menyulitkan petugas dalam melakukan pencarian.

Setiawan Maulana diketahui hilang pada Sabtu (27/12) pukul 22.00 WIB setelah temannya melaporkan ke posko TNKS Sungai Penuh.

Saat pendakian pada Kamis (25/12) rombongan Setiawan Maulana beranggotakan 12 orang dan ketika sampai selter II cuaca tidak bersahabat dan terjadi awan tebal sehingga 10 orang memutuskan membuat pos peristirahatan.

Akan tetapi Setiawan Maulana tidak menurutinya dan bersama satu orang lainnya melanjutkan pendakian hingga selter III.

Pendakian sampai selter III berjalan lancar dan saat turun Setiawan Maulana terpisah sementara temannya sudah sampai di bawah pada Sabtu malam (27/12).

Setelah menunggu, Setiawan Maulana tidak kunjung datang maka rekannya melaporkan hilangnya pada Sabtu pukul 22.00WIB ke Posko TNKS.

Pihak TNKS melakukan pencarian pertama pada Minggu (28/12) dengan mengerahkan enam orang dan kemudian di tambah lagi 10 orang yang dibagi menjadi dua tim.

Hingga Rabu sore Setiawan Maulana belum ditemukan dan tim masih melakukan pencarian dengan menyusuri lokasi yang di duga tempat tersesatnya.(Ode)**

.

Categories:Nasional,
Tags:kecelakaan,