Tim Sembilan Sedot Anggaran Rp 2 Miliar

Tim Sembilan Sedot Anggaran Rp 2 Miliar

Ilustrasi.(Foto:Net)

Jakarta - Tim Sembilan bentukan pemerintah yang salah satu tugasnya mengawasi kinerja PSSI, meski tugasnya kurang lebih tiga bulan akan menyedot anggaran negara kurang lebih Rp 2 miliar.
 
"Anggaran disesuaikan dengan 'platform'. Anggaran antara Rp1-2 miliar," kata Menpora Imam Nahrawi, di sela pengumuman Tim Sembilan di Media Center, Kemenpora, Jakarta, Jumat (2/1/2015).
 
Tim bentukan pemerintah ini diisi berbagai kalangan mulai dari akademisi, pengamat olahraga, sosiolog hingga mantan penegak hukum. Hal ini dilakukan demi secepatkan melakukan perbaikan persepakbolaan nasional.
 
Kesembilan pihaknya yang mendapatkan tugas dari pemerintah ini adalah mantan Wakapolri Oegroseno, sosiolog Imam Prasojo, pengamat olahraga Budiato Sambazy, mantan pemain sepak bola Ricky Yakobi, Deputi V Kemenpora Gatot S Dewa Broto.
 
Selain itu, akademisi dari Universitas Negeri Surabaya Nurhasan, mantan Duta Besar Indonesia di Swiss Joko Susilo, mantan Ketua PPATK Yunus Husen dan mantan Direktur Pencegahan KPK Eko Tjiptadi.
 
Sementara itu, salah satu anggota Tim Sembilan Gatot S Dewa Broto mengatakan, tim bentukan pemerintah itu akan bekerja dengan cepat sesuai dengan tugasnya.
 
"Pekan depan rapat koordinasi akan dilakukan. Pada prinsipnya semuanya sudah berjalan setelah ada keputusan," tuturnya, di sela pengumuman Tim Sembilan.
 
Menurut dia, tim ini akan terus melaporkan semua kegiatannya ke pemerintah. Hasil kinerja tim ini selanjutnya akan direkomendasikan ke pemerintah ada keputusan dari pemerintah akan berbentuk sebuah keputusan yang harus dijalankan. (AY)
.

Categories:Sepak bola,
Tags:sepak-bola,